Ini 5 Negara Siap Bangun Smelter Nikel di Indonesia
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 12:35 WIB
loading...
5 negara telah berkomitmen investasi membangun smelter nikel di Indonesia. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan negara-negara yang akan investasi membangun smelter pabrik nikel di Indonesia. Terdapat 5 negara, yaitu Korea, Tiongkok, Inggris, Taiwan dan Jerman.
"Dari Korea masuk ada LG, dari Tiongkok ada CATL, dari Inggris ada Britishvolt, kemudian dari Taiwan ada Foxconn, dari Jerman ada BASF dan VW," ujar Staf Khusus Menteri Investasi Tina Talisa dikutip melalui akun YouTube Kementerian Investasi/BKPM, Kamis (13/10/2022).
Baca Juga: Karyawan Tambang Nikel di Kolaka Utara Tewas Tertimbun Longsor
Menurut dia salah satu upaya pemerintah untuk menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian dengan melakukan hilirisasi. Bentuk dari hilirasi tidak menjual barang mentah, namun menjualnya dengan barang setengah jadi dan barang jadi. Salah satu yang diupayakan Pemerintah untuk melakukan hilirasi adalah untuk nikel.
Pemerintah telah melarang penjualan bijih nikel, namun jika ada negara yang membutuhkan silahkan membangun pabrik di Indonesia. Hal tersebut disebut berhasil setelah beberapa negara berkomitmen masuk ke Indonesia untuk menggarap nikel.
"Dari Korea masuk ada LG, dari Tiongkok ada CATL, dari Inggris ada Britishvolt, kemudian dari Taiwan ada Foxconn, dari Jerman ada BASF dan VW," ujar Staf Khusus Menteri Investasi Tina Talisa dikutip melalui akun YouTube Kementerian Investasi/BKPM, Kamis (13/10/2022).
Baca Juga: Karyawan Tambang Nikel di Kolaka Utara Tewas Tertimbun Longsor
Menurut dia salah satu upaya pemerintah untuk menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian dengan melakukan hilirisasi. Bentuk dari hilirasi tidak menjual barang mentah, namun menjualnya dengan barang setengah jadi dan barang jadi. Salah satu yang diupayakan Pemerintah untuk melakukan hilirasi adalah untuk nikel.
Pemerintah telah melarang penjualan bijih nikel, namun jika ada negara yang membutuhkan silahkan membangun pabrik di Indonesia. Hal tersebut disebut berhasil setelah beberapa negara berkomitmen masuk ke Indonesia untuk menggarap nikel.
Lihat Juga :