Kontribusi UMKM Indonesia untuk Ekspor Nonmigas Masih Keok oleh Singapura
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 23:00 WIB
loading...
Kontribusi UMKM terhadap ekspor non-migas masih terbilang kecil. Foto/ArifJulianto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM ( KemenkopUKM ) mencatat, saat ini kontribusi UMKM terhadap ekspor non-migas masih di posisi 15,7%. Jumlah ini masih rendah dibandingkan beberapa negara lainnya, seperti Singapura 41%, Thailand 29%, atau China yang mencapai 60%.
Baca juga: Produsen Tahu-Tempe Mengeluh: Kedelai Subsidi Tersendat di KemenkopUKM
"Salah satu penyebab masih rendahnya persentase tersebut di antaranya karena di sisi produk tidak terpenuhi standar untuk pasar ekspor, khususnya untuk tingkat standar keamanan produk di negara tujuan," kata Hanung Harimba Rahman, Deputi Bidang UKM KemenKopUKM dikutip Sabtu (15/10/2022).
Hanung mengatakan target kontribusi UKM tehadap ekspor non-migas produk UMKM ditargetkan mencapai 17% pada 2024. Untuk itu, pemerintah berupaya melakukan program atau kegiatan yang mendorong percepatan pencapaian target tersebut.
"Salah satunya dengan pengembangan SDM UKM berbasis kemitraan untuk mendorong kemampuan SDM UKM unggul go ekspor," kata Hanung.
Baca juga: Produsen Tahu-Tempe Mengeluh: Kedelai Subsidi Tersendat di KemenkopUKM
"Salah satu penyebab masih rendahnya persentase tersebut di antaranya karena di sisi produk tidak terpenuhi standar untuk pasar ekspor, khususnya untuk tingkat standar keamanan produk di negara tujuan," kata Hanung Harimba Rahman, Deputi Bidang UKM KemenKopUKM dikutip Sabtu (15/10/2022).
Hanung mengatakan target kontribusi UKM tehadap ekspor non-migas produk UMKM ditargetkan mencapai 17% pada 2024. Untuk itu, pemerintah berupaya melakukan program atau kegiatan yang mendorong percepatan pencapaian target tersebut.
"Salah satunya dengan pengembangan SDM UKM berbasis kemitraan untuk mendorong kemampuan SDM UKM unggul go ekspor," kata Hanung.
Lihat Juga :