Kemenkes Larang Obat Sirup, Pedagang Tekor Ratusan Juta
Kamis, 20 Oktober 2022 - 14:29 WIB
loading...
A
A
A
Yoyon masih meragukan jika obat sirup yang menyebabkan munculnya banyak kasus gangguan ginjal akut di Indonesia. Menurutnya munculnya penyakit tersebut bisa saja berasal dari makanan atau penyebab lain.
"Coba diselidiki dulu kenapa, apakah memang benar karena obat-obat sirup atau dari yang lain. Jadi nggak buat bingung," ucapnya.
Dia menuturkan, pemerintah seharusnya memberikan penjelasan yang tepat agar seluruh pedagang tidak bingung dan pembeli pun memahaminya.
"Kita baca di internet katanya ada kandungan pelarut sejenis etilen, di mana fungsi pengawas BPOM? Yang saya tahu kandungan itu untuk membuat fiber atau botol plastik. Otomatis untuk tubuh jadi racun, kenapa diperbolehkan? Kalau ada kandungan itu kenapa di komposisi enggak ditulis ada kandungan itu," tuturnya.
Yoyon meminta dalam hal ini produsen obat sirup juga ditutup dan menarik seluruh obat-obatnya. "Otomatis kita enggak akan jual kalau ditarik. Kenapa kita jual ya kita enggak mau rugi karena sudah terlanjur beli dan bayar," imbuhnya.
"Coba diselidiki dulu kenapa, apakah memang benar karena obat-obat sirup atau dari yang lain. Jadi nggak buat bingung," ucapnya.
Dia menuturkan, pemerintah seharusnya memberikan penjelasan yang tepat agar seluruh pedagang tidak bingung dan pembeli pun memahaminya.
"Kita baca di internet katanya ada kandungan pelarut sejenis etilen, di mana fungsi pengawas BPOM? Yang saya tahu kandungan itu untuk membuat fiber atau botol plastik. Otomatis untuk tubuh jadi racun, kenapa diperbolehkan? Kalau ada kandungan itu kenapa di komposisi enggak ditulis ada kandungan itu," tuturnya.
Yoyon meminta dalam hal ini produsen obat sirup juga ditutup dan menarik seluruh obat-obatnya. "Otomatis kita enggak akan jual kalau ditarik. Kenapa kita jual ya kita enggak mau rugi karena sudah terlanjur beli dan bayar," imbuhnya.
Lihat Juga :