Pupuk Indonesia Terus Berkomitmen Menurunkan Emisi Karbon
Kamis, 20 Oktober 2022 - 16:12 WIB
loading...
Pupuk Indonesia lakukan penandatanganan LoI Proyek Pilot Perdagangan Karbon Kementerian BUMN Voluntary Carbon Market. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia mendukung penuh langkah Kementerian BUMN menurunkan emisi karbon . Dukungan itu ditunjukkan melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) tentang Proyek Pilot Perdagangan Karbon Kementerian BUMN Voluntary Carbon Market (KBUMN VCM) yang diteken saat acara State Owned Enterprise (SEO) International Caonference di Bali pada 17-18 Oktober 2022.
Baca juga: Shell Siap Mencapai Target Net-Zero Emissions pada 2060
Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury menyebutkan, pada tahap awal ini perdagangan karbon masih bersifat sukarela. Hal ini sebagai bentuk persiapan dan kolaborasi BUMN sebelum pemerintah resmi memberlakukan perdagangan karbon. Juga sebagai upaya untuk mendukung target penurunan emisi, sekaligus dorongan untuk melakukan transisi energi.
“Kita melihat kolaborasi antara BUMN sendiri untuk membangun kerja sama dalam menghasilkan energi dan menurunkan emisi bisa dilakukan. BUMN kita juga bisa kerja sama dengan negara lain. Pada intinya, BUMN bisa bersama-sama melakukan transisi energi,” jelas Pahala, dikutip Kamis (20/10/2022).
Setidaknya terdapat delapan perusahaan BUMN yang menandatangani LOI ini. Mereka adalah Perum Perhutani, PT Inalum, PT PLN, PT Perkebunan Nusantara (PTPN), PT Pertamina, PT Semen Indonesia, dan PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). BKI bertindak sebagai fasilitator, sedangkan ketujuh BUMN sebagai pihak yang berkeinginan untuk menjual atau membeli dalam proyek pilot perdagangan karbon.
Baca juga: Shell Siap Mencapai Target Net-Zero Emissions pada 2060
Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury menyebutkan, pada tahap awal ini perdagangan karbon masih bersifat sukarela. Hal ini sebagai bentuk persiapan dan kolaborasi BUMN sebelum pemerintah resmi memberlakukan perdagangan karbon. Juga sebagai upaya untuk mendukung target penurunan emisi, sekaligus dorongan untuk melakukan transisi energi.
“Kita melihat kolaborasi antara BUMN sendiri untuk membangun kerja sama dalam menghasilkan energi dan menurunkan emisi bisa dilakukan. BUMN kita juga bisa kerja sama dengan negara lain. Pada intinya, BUMN bisa bersama-sama melakukan transisi energi,” jelas Pahala, dikutip Kamis (20/10/2022).
Setidaknya terdapat delapan perusahaan BUMN yang menandatangani LOI ini. Mereka adalah Perum Perhutani, PT Inalum, PT PLN, PT Perkebunan Nusantara (PTPN), PT Pertamina, PT Semen Indonesia, dan PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). BKI bertindak sebagai fasilitator, sedangkan ketujuh BUMN sebagai pihak yang berkeinginan untuk menjual atau membeli dalam proyek pilot perdagangan karbon.
Lihat Juga :