Buka Peluang Usaha, Sandiaga Dorong Santri Kuasai Teknologi Digital
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 17:35 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno silaturahmi di Ponpes Al Hasaniyah, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (20/10/22). FOTO/MNC Media
A
A
A
SUKABUMI - Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno berharap santriwan dan santriwati di Indonesia memiliki kemampuan dalam mengadopsi teknologi digital yang akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja baru dan berkualitas.
"Target kita tiap tahun 20 persen dari tiap pondok pesantren bisa meningkatkan kemampuannya untuk mengadopsi teknologi digital," kata Menparekraf Sandiaga usai Silaturahmi di Ponpes Al Hasaniyah, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (20/10/22).
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Asing Naik, Sandiaga Uno Optimis Tembus 3,6 Juta
Menurut dia kemampuan yang baik dalam mengadopsi teknologi digital akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja baru dan berkualitas. "Target kita tiap tahun 20 persen dari tiap pondok pesantren bisa meningkatkan kemampuannya untuk mengadopsi teknologi digital," tutur Sandiaga.
Dia mengatakan di Indonesia ada sebanyak 5 juta santri yang tersebar di 28 ribu pesantren di berbagai daerah. Potensi tersebut dapat dioptimalkan melalui program Santridigitalpreneur yang digagas oleh Kemenparekraf/Baparekraf.
"Target kita tiap tahun 20 persen dari tiap pondok pesantren bisa meningkatkan kemampuannya untuk mengadopsi teknologi digital," kata Menparekraf Sandiaga usai Silaturahmi di Ponpes Al Hasaniyah, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (20/10/22).
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Asing Naik, Sandiaga Uno Optimis Tembus 3,6 Juta
Menurut dia kemampuan yang baik dalam mengadopsi teknologi digital akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja baru dan berkualitas. "Target kita tiap tahun 20 persen dari tiap pondok pesantren bisa meningkatkan kemampuannya untuk mengadopsi teknologi digital," tutur Sandiaga.
Dia mengatakan di Indonesia ada sebanyak 5 juta santri yang tersebar di 28 ribu pesantren di berbagai daerah. Potensi tersebut dapat dioptimalkan melalui program Santridigitalpreneur yang digagas oleh Kemenparekraf/Baparekraf.
Lihat Juga :