Terapkan Teknologi Modern, Petani Milenial Jadi Harapan Masa Depan Papua
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 10:45 WIB
loading...
BIN dan Papua Muda Inspiratif (PMI) menggelar acara penanaman perdana tanaman jagung hibrida secara modern di Kampung Sidey Baru, Manokwari, Papua Barat, Kamis (20/10/2022). FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
MANOKWARI - Petani milenial di Papua diharapkan menjadi masa depan ketahanan pangan. Semangat anak muda dan digitalisasi menjadi kombinasi terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan di masa depan.
Hal itu disampaikan Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN Made Kartikajaya saat menggelar acara penanaman perdana tanaman jagung hibrida secara modern, di Kampung Sidey Baru, Manokwari, Papua Barat, Kamis (20/10/2022). Made mengatakan, kemajuan teknologi digital menjadi peluang mengoptimalkan pembangunan pemuda di sektor pertanian. Badan Intelijen Negara (BIN) dan anak muda yang tergabung dalam Papua Muda Inspiratif (PMI).
Baca Juga: BIN Libatkan Petani Milenial di Fakfak Jaga Ketahanan Pangan
Tahap awal, penanaman jagung dilakukan di lahan seluas 10 hektar. Namun angka ini akan segera berkembang karena total ada 100 hektar lahan tidur yang telah disiapkan. Penanaman jagung perdana, diikuti Koordinator PMI Provinsi Papua Barat Simon Tabuni, para petani milenial, perwakilan kelompok tani dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kab. Manokwari.
Petani milenial sekaligus anggota PMI, Arnold Moktis (34) mengatakan, penanaman jagung yang dilakukan di lahan kelompok tani Sumber Rezeki yang merupakan mitra binaan PMI ini bisa terlaksana berkat dorongan BIN. Selanjutnya PMI akan melakukan pendampingan mulai dari penanaman, perawatan hingga pemasaran. PMI dan BIN menyiapkan off-staker nya.
Arnold menjelaskan, selama ini para petani di wilayahnya masih menggunakan alat manual dalam bertanam jagung, serta selalu kebingungan untuk menjual jagung ketika sudah panen.
Hal itu disampaikan Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN Made Kartikajaya saat menggelar acara penanaman perdana tanaman jagung hibrida secara modern, di Kampung Sidey Baru, Manokwari, Papua Barat, Kamis (20/10/2022). Made mengatakan, kemajuan teknologi digital menjadi peluang mengoptimalkan pembangunan pemuda di sektor pertanian. Badan Intelijen Negara (BIN) dan anak muda yang tergabung dalam Papua Muda Inspiratif (PMI).
Baca Juga: BIN Libatkan Petani Milenial di Fakfak Jaga Ketahanan Pangan
Tahap awal, penanaman jagung dilakukan di lahan seluas 10 hektar. Namun angka ini akan segera berkembang karena total ada 100 hektar lahan tidur yang telah disiapkan. Penanaman jagung perdana, diikuti Koordinator PMI Provinsi Papua Barat Simon Tabuni, para petani milenial, perwakilan kelompok tani dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kab. Manokwari.
Petani milenial sekaligus anggota PMI, Arnold Moktis (34) mengatakan, penanaman jagung yang dilakukan di lahan kelompok tani Sumber Rezeki yang merupakan mitra binaan PMI ini bisa terlaksana berkat dorongan BIN. Selanjutnya PMI akan melakukan pendampingan mulai dari penanaman, perawatan hingga pemasaran. PMI dan BIN menyiapkan off-staker nya.
Arnold menjelaskan, selama ini para petani di wilayahnya masih menggunakan alat manual dalam bertanam jagung, serta selalu kebingungan untuk menjual jagung ketika sudah panen.
Lihat Juga :