Ekonomi FMCG Indonesia

Senin, 24 Oktober 2022 - 15:37 WIB
loading...
Ekonomi FMCG Indonesia
foto: doc freepik
A A A
JAKARTA - Banyak dari kita berharap bahwa ekonomi global akan segera pulih dari dampak buruk pandemi COVID-19, pembukaan kembali dari lockdown dan border menimbulkan gelombang permintaan yang terpendam.

Akibatnya mendongkrak harga komoditas di seluruh dunia. Ketergantungan kita terhadap kekuatan Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat, yang sekarang mengalami gelombang inflasi terburuk yang disebabkan oleh kebijakan ekonomi yang mereka lakukan sebelumnya, petualangan global tanpa hambatan, dan politik berorientasi blok telah membawa sebagian besar ekonomi dunia ke posisi yang bahkan lebih dipenuhi ketidak pastian dari sebelum pandemi.

Dengan inflasi yang tinggi di AS dan Eropa Utara, bank sentral menaikkan suku bunga tanpa terlalu memperdulikan negara-negara lain di dunia yang sebagian besar merupakan pemegang utang yang didominasi USD. Sejauh ini, kita di negara berkembang Asia masih jauh dari yang terburuk dari krisis ekonomi Asia Timur terakhir tahun 1990-an, tetapi negara-negara yang mengalami defisit transaksi berjalan secara historis lebih rentan terhadap guncangan eksternal dan volatilitas mata uang ketika Federal Reserve memperketat kebijakan moneter.

Neraca dagang berjalan mengukur arus bersih barang, jasa, dan pendapatan masuk dan keluar dari suatu negara. Setiap kategori diukur secara terpisah, tetapi jika arus keluar kumulatif mereka lebih dari apa yang masuk, negara itu akan mengalami defisit. Di ASEAN, sebagian besar negara lebih memilih untuk mengalami surplus, yang berarti mereka biasanya berusaha untuk memaksimalkan ekspor barang dan jasa sambil mengurangi impor. Saat ekonomi global bergerak kembali, sekarang mungkin untuk menilai di mana beberapa negara besar di Asia Tenggara berdiri dalam hal keseimbangan ini.

Indonesia sendiri sebagai pengekspor komoditas jangka panjang, mungkin telah melihat titik balik yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam neraca perdagangan selama pandemi. Transaksi berjalan Indonesia meningkat dari defisit sekitar $31 miliar pada tahun 2019 menjadi surplus $3,3 miliar pada tahun 2021, terutama didorong oleh permintaan global untuk barang-barang yang melimpah di Indonesia, seperti batu bara dan minyak sawit.

Ekspor batu bara meningkat dari $21,7 miliar pada 2019 menjadi $31,5 miliar pada 2021, sementara ekspor minyak sawit melonjak dari $14,7 miliar menjadi $26,5 pada periode waktu yang sama. Pada Maret 2022 saja, Indonesia memperoleh $ 4,5 miliar surplus ekspor.

Hal ini memberi tantangan pelik terhadap ketahanan terhadap ekonomi Indonesia karena The Fed mulai menaikkan suku bunga tahun ini dan sebagian besar akun hingga pertengahan 2023, disatu sisi dapat memberi tekanan pada rupiah seandainya mereka terus mengalami defisit transaksi berjalan yang besar seperti yang biasa terjadi sebelum pandemi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Strategi Kompetitif...
Strategi Kompetitif Produk Lokal Konsumen di Asia Tenggara
5 Jurusan Kuliah yang...
5 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Bisa Bekerja di Perusahaan FMCG
BuddyKu Fest, Yuk Generasi...
BuddyKu Fest, Yuk Generasi Muda Berpartisipasi Politik di Era Digitalisasi!
BuddyKu Fest, Yuk Jadi...
BuddyKu Fest, Yuk Jadi Content Creator Bijak di Era Digital
Rekomendasi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved