Bulan Inklusi Keuangan 2022: Petani Berjaya di Provinsi Lampung

Senin, 24 Oktober 2022 - 17:44 WIB
loading...
Bulan Inklusi Keuangan...
foto: doc. OJK
A A A
JAKARTA - Abdul Muin (60), petani padi dan jagung di Dusun Batanghari, Kelurahan Bumi Harjo, Lampung Timur mengacungkan jempol di tengah sawahnya. Matanya berbinar-binar menatap tanaman jagung yang ditanaminya tumbuh semakin subur dan dibayangkan akan menghasilkan produksi yang meningkat dibandingkan sebelumnya.

Abdul Muin sejak Juli 2021 telah menikmati fasilitas pembiayaan melalui program Kartu Petani Berjaya. Sehingga ia bisa membeli pupuk, benih dan obat-obatan yang berkualitas untuk menanam padi dan jagung di lahan 1,5 hektare miliknya.

Melalui program Kartu Petani Berjaya itu, Abdul Muin dan 28 petani di Bumi Harjo juga mendapatkan pembinaan, baik budi daya, teknologi maupun hilirisasi produknya.

“Saya sudah mendapat pinjaman tiga putaran, yang pertama Rp 25 juta lalu Rp 30 juta dan terakhir dua bulan lalu dapat Rp 35 juta. Semua tanpa jaminan dan bunga atau biaya jasa sangat murah,” ujarnya.

Dia berharap program ini terus dilanjutkan karena sangat bermanfaat bagi kebutuhan petani untuk membeli pupuk, benih dan obat-obatan serta bisa terhindar dari rentenir yang banyak merugikan petani.

Sebagai informasi, program Kartu Petani Berjaya merupakan salah satu implementasi dari Generic Model (GM) Skema Kredit/Pembiayaan Sektor Prioritas (K/PSP) Pertanian Sub Sektor Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan. Model bisnis ini mencakup proses bisnis praproduksi hingga pasca produksi pada sektor pertanian, khususnya sub sektor pertanian tanaman pangan dan sub sektor peternakan dengan karakteristik terintegrasi, aman, dan inklusif-kolaboratif, yang dalam implementasinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah.

Program ini diluncurkan pada 6 Oktober 2020, hasil inisiasi bersama antara Pemprov Lampung, OJK, industri jasa keuangan serta perguruan tinggi di Lampung yang tergabung dalam forum Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) guna mendukung sektor ekonomi prioritas Provinsi Lampung, yakni sektor pertanian.

Dalam implementasinya, program ini memodifikasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kluster pertanian yang disertai dengan adanya pendampingan berkala dari Dinas Pertanian. Dalam ekosistemnya, program ini juga dilengkapi dengan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang memberikan perlindungan atas adanya kemungkinan gagal panen akibat risiko hama dan bencana alam seperti banjir dan kekeringan termasuk bekerja sama dengan beberapa perusahaan besar yang bertindak sebagai supplier dan offtaker.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
IHSG Jatuh Terseret...
IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved