Eropa Kewalahan Menampung Gelombang Kedatangan Kapal Tanker LNG

Rabu, 26 Oktober 2022 - 07:36 WIB
loading...
A A A
Penundaan ini menghambat kembalinya kapal tanker ke Pantai Teluk Amerika Serikat untuk mengambil muatan berikutnya, menurut Lipow. Sebagai akibatnya, persediaan gas alam meningkat lebih dari yang diperkirakan pasar.

Masalah infrastruktur yang mendasarinya adalah kurangnya kapasitas regasifikasi Eropa karena kekurangan pabrik regasifikasi dan jaringan pipa yang menghubungkan negara-negara yang memiliki fasilitas regasifikasi. Akibatnya, jumlah LNG di atas air -penyimpanan terapung- meningkat dan pada gilirannya menurunkan harga.

"Penyimpanan gas Eropa terus meningkat dan sekarang melebihi 93%," kata Direktur Pelaksana, minyak dan gas global untuk ClearView Energy Partners LLC, Jacques Rousseau.

Rousseau mengatakan, peningkatan penyimpanan terapung, dengan kapal yang dibutuhkan untuk memindahkan kapasitas di seluruh dunia terikat lebih lama, telah berkontribusi meningkatnya tarif kapal tanker LNG dari tahun ke tahun.

Pakar energi seperti dilansir CNBC mengatakan, bahwa mereka mengawasi batas harga LNG UE. Batas tersebut dibahas Kamis lalu, bahkan ketika harga telah turun. "Batas harga berpotensi mendorong pedagang keluar dari pasar yang akan berdampak pada pasokan masa depan yang tiba di Eropa," kata Rousseau.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Rekomendasi
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Berita Terkini
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved