Harga Minyak Mentah Melandai, Stok AS Tumbuh 4,5 Juta Barel
Rabu, 26 Oktober 2022 - 11:52 WIB
loading...
Harga minyak mentah dunia hari ini melandai. Ilustrasi Foto/pexels-pixabay
A
A
A
JAKARTA - Harga minyak mentah atau crude oil hari ini menurun pasca persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) tumbuh lebih dari yang diharapkan pada pekan lalu.
Data perdagangan hingga pukul 09:54 WIB menunjukkan minyak Brent di Intercontinental Exchange (ICE) untuk kontrak Januari 2023 terkoreksi 0,61% di USD91,18 per barel.
Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman Januari merosot 0,49% sebesar USD83,90 per barel.
Baca juga: Banderol Pertalite Bisa Turun jika Harga Minyak Dunia USD70 per Barel
Data American Petroleum Institute (API) pada Selasa (25/10) menunjukkan persediaan minyak mentah AS tumbuh 4,5 juta barel dalam seminggu per tanggal 21 Oktober, melebihi ekspektasi kenaikan 200.000 barel.
Laporan API juga menunjukkan bahwa persediaan gasoline turun tajam pekan lalu, mengindikasikan permintaan bahan bakar AS stabil.
Sementara itu, data dari Badan Administrasi Informasi Energi AS menunjukkan persediaan bensin AS menyentuh level terendah dalam delapan tahun pada pertengahan Oktober.
Baca juga: Booming Kendaraan Listrik di China, Permintaan Minyak Terancam Turun
Sepanjang pekan ini, pasar minyak mentah masih bergerak melandai setelah serangkaian kondisi makro ekonomi global yang lebih lambat dari perkiraan memicu kecemasan atas memburuknya permintaan minyak mentah, sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (26/10/2022).
Data dari China, importir minyak mentah terbesar dunia, juga menunjukkan bahwa pengiriman minyak ke Negeri Tirai Bambu melambat drastis pada tahun ini.
Data perdagangan hingga pukul 09:54 WIB menunjukkan minyak Brent di Intercontinental Exchange (ICE) untuk kontrak Januari 2023 terkoreksi 0,61% di USD91,18 per barel.
Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman Januari merosot 0,49% sebesar USD83,90 per barel.
Baca juga: Banderol Pertalite Bisa Turun jika Harga Minyak Dunia USD70 per Barel
Data American Petroleum Institute (API) pada Selasa (25/10) menunjukkan persediaan minyak mentah AS tumbuh 4,5 juta barel dalam seminggu per tanggal 21 Oktober, melebihi ekspektasi kenaikan 200.000 barel.
Laporan API juga menunjukkan bahwa persediaan gasoline turun tajam pekan lalu, mengindikasikan permintaan bahan bakar AS stabil.
Sementara itu, data dari Badan Administrasi Informasi Energi AS menunjukkan persediaan bensin AS menyentuh level terendah dalam delapan tahun pada pertengahan Oktober.
Baca juga: Booming Kendaraan Listrik di China, Permintaan Minyak Terancam Turun
Sepanjang pekan ini, pasar minyak mentah masih bergerak melandai setelah serangkaian kondisi makro ekonomi global yang lebih lambat dari perkiraan memicu kecemasan atas memburuknya permintaan minyak mentah, sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (26/10/2022).
Data dari China, importir minyak mentah terbesar dunia, juga menunjukkan bahwa pengiriman minyak ke Negeri Tirai Bambu melambat drastis pada tahun ini.
(ind)
Lihat Juga :