Eropa yang Pernah Ketakutan Bakal Membeku, Kini Kelebihan Pasokan Gas

Kamis, 27 Oktober 2022 - 08:08 WIB
loading...
A A A
Sementara Moskow mengatakan, pihaknya adalah pemasok yang dapat diandalkan dan menyalahkan sanksi Barat atas gangguan aliran gas yang terjadi.

Selain karena cuaca, upaya besar-besaran untuk beralih dari pasokan gas Rusia telah menempatkan benua itu pada posisi yang lebih kuat daripada yang ditakuti ketika Moskow pertama kali memangkas ekspor.

Uni Eropa dan pemerintah nasional mewajibkan untuk menumpuk gas ke dalam tangki penyimpanan sambil mendesak perusahaan dan konsumen untuk mengurangi permintaan. Penyimpanan di seluruh UE tercatat sudah penuh 94%.

Pejabat pemerintah dan petinggi perusahaan menyambut penurunan harga dengan lega. Analis mengatakan, Eropa sekarang tidak mungkin kehabisan gas kecuali musim dingin sangat dingin, atau pipa dari pemasok non-Rusia mengalami kerusakan signifikan.

Penurunan harga mencerminkan sampai batas tertentu, keterbatasan infrastruktur gas Eropa. Jika Eropa memiliki ruang penyimpanan yang lebih besar atau lebih banyak terminal yang dapat mengubah gas super dingin yang dikirim dalam tanker LNG kembali menjadi gas, para pedagang dapat terus menawar gas untuk disimpan selama musim dingin.

Tetapi dengan tempat yang hampir penuh, menemukan ruang untuk menampung gas telah menjadi tantangan.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Rekomendasi
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved