Cadangan Batu Bara Meningkat, IATA Terus Lakukan Eksplorasi

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 16:05 WIB
loading...
Cadangan Batu Bara Meningkat,...
Cadangan batu bara milik PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) meningkat. Ilustrasi Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Cadangan batu bara milik PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) meningkat. Pengeboran dua tambang batu bara milik IATA pun membuahkan hasil yang positif.

Kini, pengeboran tersebut membuat cadangan batu bara IATA meningkatkan dari 253,4 juta MT menjadi 332,0 juta MT, atau bertambah 78,6 juta MT.

Data tersebut berdasarkan laporan Komite Cadangan Mineral Indonesia (KCMI). PT Arthaco Prima Energy (APE) menemukan cadangan sebesar 178,6 juta MT dengan GAR 2.500 – 3.250 kg/kkal dalam program pengeboran APE Tahap 1-4 pada area seluas 2.670 Ha.

Dengan hasil temuan baru ini, APE baru mencapai 17,8% dari total area yang dapat ditambang pada lahan seluas 15.000 Ha di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Selamat untuk IATA PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) melalui anak perusahaannya mendapatkan tambahan cadangan batu bara sebesar 78,6 juta MT, sehingga total cadangan pasti menjadi 332 juta MT,” papar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Jumat (28/10/2022).

Baca juga: Jelang Musim Dingin di Eropa, Permintaan Batu Bara RI Meningkat

Hary menambahkan, IATA masih terus melakukan eksplorasi. “Karena dari luasan 72.478 Ha, sebesar 59.035 Ha masih belum dieksplorasi,” tuturnya.

Pengeboran APE Tahap 5 dijadwalkan akan selesai pada kuartal kedua tahun 2023. Selain itu, 9,1 juta MT cadangan dengan GAR 3.400 – 3.600 kg/kkal juga ditemukan di IUP PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal - South (BSPC-S) dari lahan seluas 2.158 Ha.

Dari 72.478 Ha keseluruhan area penambangan yang dimiliki Perseroan, 59.035 Ha di antaranya masih dalam proses eksplorasi, sehingga IATA yakin cadangan terbukti akan terus meningkat, setidaknya mencapai 600 juta MT untuk semua IUP.

Jika dihitung menggunakan rata-rata Harga Batu Bara Acuan (HBA) dari tahun 2021 hingga Oktober 2022 sebesar USD190,32 per ton, kegiatan penambangan APE mempunyai nilai Net Present Value (NPV) sebesar USD881,4 juta, dengan Internal Rate of Return (IRR) 63,2%, Break Even Point (BEP) 10,8 juta MT, dan Payback Period 2,17 tahun.

Baca juga: Terkena Sanksi, Jenderal Iran Cemooh UE: Belilah Batu Bara dengan Aset Saya

Sedangkan untuk BPSC-S diperkirakan dapat menghasilkan NPV sebesar USD54,3 juta, dengan IRR 57,3%, BEP sebesar 1,6 juta MT, serta Payback Period 1,97 tahun. Demikian dikutip dari data IATA, Kamis (27/10/2022).

Perseroan baru-baru ini mulai penawaran Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD atau Rights Issue) bernilai sebanyak-banyaknya Rp2.671.300.034.640, dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 14.840.555.748 Saham Seri B dengan Harga Pelaksanaan Rp 180 dengan rasio 10:13 (10 Saham yang dimiliki berhak untuk mendapatkan 13 HMETD).



Selain itu, Perseroan juga akan memberikan tambahan hak dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.968.111.149 Waran Seri I, di mana setiap 5 saham hasil pelaksanaan HMETD melekat 1 Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp210.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
Ekspor Sawit hingga...
Ekspor Sawit hingga Batu Bara Harus Lewat BUMN, Prabowo Ingin Selamatkan Rp2.653 Triliun per Tahun
Prabowo Wajibkan Ekspor...
Prabowo Wajibkan Ekspor Batu Bara hingga Sawit Satu Pintu lewat BUMN, Harga Ditentukan RI
Purbaya Incar Windfall...
Purbaya Incar Windfall Tax dari Nikel dan Bea Keluar Batu Bara
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Prabowo Sentil Eksportir...
Prabowo Sentil Eksportir Sawit hingga Batu Bara yang Simpan Uang di Luar Negeri
Rekomendasi
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved