BIK 2022 Sukses Jadi Wadah OJK dan Stakeholders Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 21:53 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai rangkaian kegiatan BIK, diselenggarakan pula kegiatan pameran jasa keuangan atau Financial Expo (FinExpo) 2022 dengan tema “Go Inklusif, Go Produktif”. Kegiatan yang merupakan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) serta Lembaga Jasa Keuangan diselenggarakan di Central Park Mall, Jakarta, selama lima hari mulai 26 hingga 30 Oktober 2022.
FinExpo 2022 diikuti oleh 134 booth pameran yang terdiri dari berbagai industri jasa keuangan seperti perbankan, asuransi, pasar modal, pembiayaan, dana pensiun, pergadaian, fintech, dan e-commerce, hingga para pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). Dalam pameran tersebut tersedia berbagai akses keuangan yang bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat maupun pelaku UMKM.
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi dalam laporannya menyampaikan, BIK memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan masyarakat terhadap produk dan/atau layanan jasa keuangan.
“Hal ini tentunya bertujuan untuk mendorong pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90 persen pada 2024. Sejak 2016, inisiasi BIK memiliki fokus utama dalam mendukung pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Friderica juga menyampaikan berbagai capaian baru yang berhasil diraih selama pelaksanaan BIK 2022. Tercatat telah diselenggarakan sebanyak 2.538 kegiatan dengan total peserta sebanyak 1.599.860.
FinExpo 2022 diikuti oleh 134 booth pameran yang terdiri dari berbagai industri jasa keuangan seperti perbankan, asuransi, pasar modal, pembiayaan, dana pensiun, pergadaian, fintech, dan e-commerce, hingga para pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). Dalam pameran tersebut tersedia berbagai akses keuangan yang bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat maupun pelaku UMKM.
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi dalam laporannya menyampaikan, BIK memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan masyarakat terhadap produk dan/atau layanan jasa keuangan.
“Hal ini tentunya bertujuan untuk mendorong pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90 persen pada 2024. Sejak 2016, inisiasi BIK memiliki fokus utama dalam mendukung pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Friderica juga menyampaikan berbagai capaian baru yang berhasil diraih selama pelaksanaan BIK 2022. Tercatat telah diselenggarakan sebanyak 2.538 kegiatan dengan total peserta sebanyak 1.599.860.
Lihat Juga :