OJK Ungkap Tingkat Inklusi Keuangan Syariah Masih Terbata-bata

Senin, 31 Oktober 2022 - 20:43 WIB
loading...
OJK Ungkap Tingkat Inklusi...
Produk keuangan syariah masih belum banyak diakses masyarakat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) mengungkap, salah satu tantangan dalam pengembangan ekonomi syariah adalah rendahnya tingkat inklusi keuangan syariah. Tahun ini tingkat inklusi keuangan syariah di Indonesia baru tercatat 12,1%.

Baca juga: TGB Tegaskan Ekonomi Syariah di Aceh Perlu Diperkuat dan Dikembangkan

"Angka tersebut cukup tertinggal jika dibandingkan dengan indeks inklusi keuangan Naisonal sebesar 85%," kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, pada peringatan Hari Santri Nasional, Senin (31/10/2022).

Sementara untuk indeks literasi keuangan syariah saat ini masih berada di angka 9,1% atau lebih besar 75% dari tingkat inklusinya. Menurut Mahendra, angka itu menunjukkan pemahaman tentang produk keuangan syariah sebenarnya sudah ada.

"Pemahaman dan tingkat edukasi para pengguna produk keuangan syariah sudah tinggi, memang tantangan adalah meningkatkan inklusi itu sendiri," tambah Mahendra.

Menurutnya, ke depan OJK akan mendorong pada pengembangan keuangan syariah dengan meningkatkan inklusi keuangan syariah melalui berbagai kebijakan dan program kerja yang sudah disusun.

Dalam bentuk kebijakan, OJK menjalankan tiga roadmap pengembangan inklusi keuangan syariah yang meliputi pengembangan ekonomi syariah Indonesia, pengembangan pasar modal syariah, dan pengembangan industri bank perkreditan rakyat dan BPR syariah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Rangkul PNM, BRI Insurance...
Rangkul PNM, BRI Insurance Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Makassar
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
THR Lebaran, Bibit.id...
THR Lebaran, Bibit.id Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Wujudkan Mimpi
ILO Dorong Inklusi Keuangan...
ILO Dorong Inklusi Keuangan UMKM Melalui Program Promise II Impact
Hadirkan Aneka UMKM,...
Hadirkan Aneka UMKM, SampoernaFest 2026 Siap Mendorong Literasi dan Inklusi Keuangan
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi PJ Ketua OJK
Rekomendasi
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved