Menaker: SKKNI Diharapkan Dongkrak Daya Saing Perfilman Indonesia
Selasa, 07 Juli 2020 - 13:22 WIB
loading...
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Perfilman mendorong agar industri kreatif khususnya film tidak kalah bersaing. Foto/Michelle Natalia, SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)Ida Fauziyah menyerahkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Perfilman kepada Asosiasi Sinematografer, Editor, dan Pekerja Film yang diwakili oleh aktor Reza Rahadian dan aktris Marcella Zalianty. Penyerahan dilaksanakan di Innovation Room Kementerian Ketenagakerjaan RI dan disaksikan oleh para stakeholders.
"SKKNI ini merupakan salah satu bentuk perwujudan fokus Presiden Joko Widodo di paruh kedua pemerintahannya, yaitu pengembangan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing, termasuk di bidang seni dan budaya," ujar Ida di Jakarta, Selasa (7/7/2020).
(Baca Juga: Sri Mulyani Pastikan Industri Film Dapat Insentif Pajak )
Ida meyakini, produk industri perfilman Indonesia tidak akan kalah bersaing dengan produk perfilman negara lain. Tren perfilman Indonesia sebelum pandemi Covid-19 melanda juga menunjukkan kemajuan yang bagus.
"Dengan SKKNI ini, saya berharap peningkatan kualitas SDM yang kita bangun di bidang perfilman memiliki standar dan tolak ukur yang jelas," ucapnya.
"SKKNI ini merupakan salah satu bentuk perwujudan fokus Presiden Joko Widodo di paruh kedua pemerintahannya, yaitu pengembangan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing, termasuk di bidang seni dan budaya," ujar Ida di Jakarta, Selasa (7/7/2020).
(Baca Juga: Sri Mulyani Pastikan Industri Film Dapat Insentif Pajak )
Ida meyakini, produk industri perfilman Indonesia tidak akan kalah bersaing dengan produk perfilman negara lain. Tren perfilman Indonesia sebelum pandemi Covid-19 melanda juga menunjukkan kemajuan yang bagus.
"Dengan SKKNI ini, saya berharap peningkatan kualitas SDM yang kita bangun di bidang perfilman memiliki standar dan tolak ukur yang jelas," ucapnya.
Lihat Juga :