Ikuti Arahan Jokowi Perkuat Industri Pertahanan RI, Begini Strategi BTI Defence

Rabu, 02 November 2022 - 20:58 WIB
loading...
Ikuti Arahan Jokowi...
Indo Defence 2022 Expo & Forum di JIExpo Kemayoran dibuka dengan berbagai aksi dari anggota TNI, Rabu (2/11/2022). Foto/MPI/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Peran produsen swasta alat utama sistem senjata (alutsista) dinilai penting untuk memperkuat sistem ketahanan dan kemajuan industri pertahanan nasional.

Hal ini ditekankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka pameran Indo Defence 2022 Expo & Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta, hari ini.

Menyikapi arahan tersebut, dua perusahaan yakni PT BTI Indo Tekno (BTI Defence) dan PT Citra Shipyard menyepakati kerja sama di bidang pertahanan. Untuk diketahui, Citra Shipyard dan TNI Angkatan Laut (AL) mengerjakan KRI tipe 40 PC sebanyak dua unit.

Ikuti Arahan Jokowi Perkuat Industri Pertahanan RI, Begini Strategi BTI Defence


Sementara, BTI Defence akan memasok dua buah meriam Seahawk LW 30 mm dari MSI yang akan dipasangkan ke KRI. Kerja sama ini ditandatangani Direktur Utama BTI Defence Peter Tjahjono dan Direktur Operasional Citra Shipyard Abi Khok.

"Sebelumnya BTI sudah menyuplai Meriam 30 mm MSI yang telah terpasang di 5 KRI yaitu KRI Pari, KRI Sembilang, KRI Surik, KRI Pollux dan KRI Sidat," kata Peter saat ditemui wartawan di area pameran Indo Defence 2022 Expo & Forum, Rabu (2/11/2022).

Baca juga: Prabowo Dampingi Jokowi Buka Pameran Industri Pertahanan Indo Defence 2022

Citra Shipyard adalah perusahaan yang bergerak di bidang penyedia galangan kapal. Sementara BTI Defence adalah Partner Resmi dari MSI Defence (MSI-DS), pabrikan alutsista Inggris yang merupakan pemasok Royal Navy sejak tahun 1990-an.

MSI-DS dipercaya oleh lebih dari 40 angkatan laut di berbagai negara dengan sekitar 300 sistem persenjataan Seahawk aktif terpasang di armada kapal perang di seluruh dunia.

Baca juga: Kembangkan Industri Alutsista, Jokowi Tekankan Adopsi Teknologi Baru

Peter menjelaskan, untuk menjamin tingkat kesiapan tempur, modernisasi alutsista menjadi sesuatu yang tak dapat ditawar. Terlebih lagi, tantangan operasi penugasan yang kian kompleks dan menuntut sistem persenjataan yang mumpuni untuk menjaga kemaritiman Indonesia.

Dia menyebut BTI Defence juga memegang lebih dari 10 agen pabrikan alutsista terkemuka di dunia. Agen-agen yang dimaksud pun berkomitmen meningkatkan kapabilitas tempur jajaran kapal perang ke depannya.

"BTI Defence dapat meng-upgrade pengetahuan dan wawasan kami yang nantinya berguna untuk modernisasi dari produk dan jasa penawaran yang kami tawarkan dengan rancangan dan inovasi terbaru," paparnya.



Dia pun memastikan BTI Defence terus meningkatkan kualitas dan mutu produk yang ditawarkan untuk memperkuat sistem pertahanan dan keamanan nasional.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Semakin Tidak...
Dunia Semakin Tidak Aman, Belanja Militer Global Cetak Rekor Tembus Rp50.280 Triliun
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Purbaya Disebut Temukan...
Purbaya Disebut Temukan Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Ini Penjelasan Kemenkeu
Jabat Dewan Penasihat,...
Jabat Dewan Penasihat, Jokowi Pidato di Bloomberg Economy Forum Hari Ini
Jokowi Sebut Whoosh...
Jokowi Sebut Whoosh Bukan Cari Laba, Purbaya: Ada Betulnya Sedikit
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Rekomendasi
Haru, Alfatih Putra...
Haru, Alfatih Putra Mendiang Mpok Alpa Bawa Rapor ke Makam Sang Bunda Setelah Naik Kelas
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Berita Terkini
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Infografis
Konflik Rusia Ukraina...
Konflik Rusia Ukraina Jadi Berkah Buat Industri Migas RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved