Lewat Ajang TEI, Produk dan Jasa Indonesia Siap Ekspansi Afrika
Rabu, 02 November 2022 - 21:08 WIB
loading...
Pengusaha Afrika sedang mengamati salah satu produk Indonesia. Foto/Kemendag
A
A
A
JAKARTA - Trade Expo Indonesia ( TEI ) yang tengah berlangsung tak cuma memperkuat dan mengembangkan ekspor produk nasional ke Amerika Serikat, China, Jepang, Korea, dan Eropa. TEI ternyata juga mampu membuka dan menggarap pasar-pasar non-tradisional yang tengah berkembang yaitu Afrika. Beberapa komitmen perdagangan dengan negara-negara Afrika seperti Mesir, Afrika Selatan dan Kamerun berhasil dibuat melalui TEI.
Baca juga: Trade Expo Indonesia 2022 Bukukan Transaksi USD2,94 Miliar, Mendag Belum Puas
Menurut Wamendag Jerry Sambuaga, suksesnya produk-produk yang dipamerkan di TEI menembus pasar Afrika sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menggarap pasar non-tradisional. Jerry melihat bahwa ke depan pasar Afrika akan terus berkembang sejalan dengan meningkatnya kestabilan politik dan kesejahteraan masyarakat negara-negara di kawasan tersebut.
Beberapa produk yang berhasil menembus pasar Afrika antara lain CPO dan turunannya, fashion, kopi, mesin, pupuk, obat-obatan dan lain-lain. Mengingat TEI masih berlangsung, Jerry yakin bahwa negara-negara Afrika juga akan makin melirik produk-produk lain seperti otomotif, elektronika, hingga makanan dan minuman.
"Sangat berpeluang terjadi kesepakatan-kesepakatan baru dengan negara-negara lain. Exposure TEI sangat bagus mengingat ini menjadi event TEI pasca-pandemi yang juga dilakukan secara offline di samping online. Teman-teman di Kemendag terus mempromosikan dan mengundang pelaku usaha dari Afrika untuk makin aktif mengeksplore produk Indonesia," kata Jerry, Rabu (2/11/2022).
Menurut Wamendag, Afrika akan menjadi target market yang bagus, bukan hanya sebagai pasar komoditas tetapi juga produk-produk manufaktur di bidang farmasi, elektronika, otomotif, mesin-mesin hingga alat-alat komunikasi. Jerry yakin produk Indonesia cukup kompetitif dengan produk negara lain.
Jerry juga menekankan pentingnya ekspansi produk-produk jasa Indonesia ke pasar Afrika. Dalam sektor ini Indonesia punya banyak keunggulan kompetitif terutama dari kualitas tenaga kerja. Sektor-sektor jasa konstruksi, perminyakan, telekomunikasi, pariwisata dan kesehatan menjadi sektor yang cukup punya peluang. Wakil Menteri milenial ini mendorong pelaku jasa di sektor-sektor tersebut.
Baca juga: Trade Expo Indonesia 2022 Bukukan Transaksi USD2,94 Miliar, Mendag Belum Puas
Menurut Wamendag Jerry Sambuaga, suksesnya produk-produk yang dipamerkan di TEI menembus pasar Afrika sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menggarap pasar non-tradisional. Jerry melihat bahwa ke depan pasar Afrika akan terus berkembang sejalan dengan meningkatnya kestabilan politik dan kesejahteraan masyarakat negara-negara di kawasan tersebut.
Beberapa produk yang berhasil menembus pasar Afrika antara lain CPO dan turunannya, fashion, kopi, mesin, pupuk, obat-obatan dan lain-lain. Mengingat TEI masih berlangsung, Jerry yakin bahwa negara-negara Afrika juga akan makin melirik produk-produk lain seperti otomotif, elektronika, hingga makanan dan minuman.
"Sangat berpeluang terjadi kesepakatan-kesepakatan baru dengan negara-negara lain. Exposure TEI sangat bagus mengingat ini menjadi event TEI pasca-pandemi yang juga dilakukan secara offline di samping online. Teman-teman di Kemendag terus mempromosikan dan mengundang pelaku usaha dari Afrika untuk makin aktif mengeksplore produk Indonesia," kata Jerry, Rabu (2/11/2022).
Menurut Wamendag, Afrika akan menjadi target market yang bagus, bukan hanya sebagai pasar komoditas tetapi juga produk-produk manufaktur di bidang farmasi, elektronika, otomotif, mesin-mesin hingga alat-alat komunikasi. Jerry yakin produk Indonesia cukup kompetitif dengan produk negara lain.
Jerry juga menekankan pentingnya ekspansi produk-produk jasa Indonesia ke pasar Afrika. Dalam sektor ini Indonesia punya banyak keunggulan kompetitif terutama dari kualitas tenaga kerja. Sektor-sektor jasa konstruksi, perminyakan, telekomunikasi, pariwisata dan kesehatan menjadi sektor yang cukup punya peluang. Wakil Menteri milenial ini mendorong pelaku jasa di sektor-sektor tersebut.
Lihat Juga :