GAPKI Dorong Industri Sawit Jadi Andalan Hadapi Potensi Krisis 2023
Kamis, 03 November 2022 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Haryadi menyampaikan, industri sawit sudah dua kali melewati krisis ekonomi, namun tetap eksis. Saat ini industri tersebut mampu menyumbangkan devisa hingga 35 miliar dolar AS serta penyerapan tenaga kerja hingga 17 juta kepala keluarga. Baca juga: Tingkatkan Produk, Petani Sawit di Way Kanan Dapat Bimbingan Teknis
"Namun demikian, industri kelapa sawit nasional membutuhkan perhatian yang lebih besar dari pemerintah terutama kementerian terkait, seperti Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan," ujarnya.
Menurutnya, kebijakan larangan ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang diterapkan beberapa waktu lalu merugikan industri sawit nasional dan menguntungkan negara tetangga yang juga produsen minyak sawit.
Karena itu Haryadi menyampaikan agar GAPKI lebih keras menyuarakan kondisi yang sebenarnya kepada pemerintah sehingga ke depan industri sawit tetap diperhatikan.
"Namun demikian, industri kelapa sawit nasional membutuhkan perhatian yang lebih besar dari pemerintah terutama kementerian terkait, seperti Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan," ujarnya.
Menurutnya, kebijakan larangan ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang diterapkan beberapa waktu lalu merugikan industri sawit nasional dan menguntungkan negara tetangga yang juga produsen minyak sawit.
Karena itu Haryadi menyampaikan agar GAPKI lebih keras menyuarakan kondisi yang sebenarnya kepada pemerintah sehingga ke depan industri sawit tetap diperhatikan.
(don)
Lihat Juga :