Kekuatan Industri Eropa Digerogoti Krisis Energi, Ancaman Eksodus Menghantui

Kamis, 03 November 2022 - 20:25 WIB
loading...
A A A
"Tetapi tanpa lebih banyak energi terbarukan dan biaya yang lebih rendah, perusahaan tidak mungkin berinvestasi di Eropa," ucap Emanuele Manigrassi, manajer senior iklim dan energi di European Aluminium, memperingatkan.

Berkemas

Contoh erosi industri yang menumpuk yakni, Eropa menjadi importir bersih bahan kimia untuk pertama kalinya tahun ini, menurut Cefic, Dewan Industri Kimia Eropa.

Lebih dari setengah produksi amonia Eropa, bahan utama dalam pupuk, telah ditutup dan digantikan oleh impor, menurut Asosiasi Pupuk Internasional.

Produsen pupuk Norwegia Yara memanfaatkan sekitar dua pertiga dari kapasitas produksi amonia Eropa. "Kami mengamati situasi di pasar gas dengan cermat dan membuat rencana kontingensi," kata CEO Svein Tore Holsether kepada Reuters.

Pekan lalu, group kimia terbesar di dunia BASF memperingatkan bahwa mereka harus menutup produksi di lokasi utama Ludwigshafen - konsumen listrik industri tunggal terbesar di Jerman - jika pasokan gas turun di bawah setengah dari kebutuhannya.

Beberapa perusahaan, termasuk pembuat serat viscose Jerman, Kelheim Fibres yang memasok Procter & Gamble, mencari sumber energi lain. Tahun ini, perusahaan Jerman itu telah memangkas produksi dua kali di pabriknya di Bavaria.

"Mulai 1 Januari, kami akan beralih ke minyak," kata eksekutif perusahaan Wolfgang Ott, saat perusahaan mencari bantuan pemerintah untuk menekan biaya energi. Bahkan sedang mempertimbangkan proyek tenaga surya 2 megawatt.

Di Yunani, Selected Textiles, produsen benang kapas kecil, telah memangkas produksi karena pesanan terutama dari Eropa utara telah turun.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100 per Barel Bertahun-tahun
Stok Menipis, Pasar...
Stok Menipis, Pasar Minyak Global Terancam Kritis dalam Tiga Bulan ke Depan
Negara Ini Mulai Rusuh...
Negara Ini Mulai Rusuh Tercekik Harga BBM, Ekonomi Terancam Lumpuh
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Rekomendasi
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved