Wall Street Ditutup Melejit 1 Persen Lebih, Pasar Optimistis The Fed Tak Lagi Agresif
Sabtu, 05 November 2022 - 08:11 WIB
loading...
A
A
A
Data juga mencatat terdapat peningkatan pekerjaan (di luar sektor pertanian) sebesar 261.000 pekerjaan pada periode Oktober, yang lebih tinggi dari ekpektasi pasar sebesar 195.000.
"Intinya di sini adalah bahwa pasar tenaga kerja melemah, tetapi belum mencapai titik di mana The Fed dapat menghentikan pengetatan," tulis Ekonom Pantheon Macroeconomis, Ian Shepherdson dalam sebuah catatan, dilansir Yahoo News, Sabtu (5/11/2022).
Sementara itu, penghasilan per jam rata-rata di AS naik 0,4% selama sebulan, lebih tinggi dari pembacaan sebelumnya dan ekspektasi Wall Street. Sedangkan pada basis tahunan, nilai upah bertahan pada 4,7%, alias setara dengan perkiraan.
Selanjutnya tingkat pemutusan hubungan kerja tampak meningkat di periode September. Data menunjukkan sebanyak 30.000 PHK terjadi di akhir kuartal ketiga, alias meningkat 46,4% dari 20.485 PHK yang diumumkan pada Agustus. Angka tersebut juga 67,6% lebih tinggi secara year to date, sebagaimana tersaji dalam data Challenger, Gray & Natal.
Baca Juga: Orang Terkaya Sejagat Memperingatkan Resesi Global Akan Berkepanjangan hingga 2024
"Intinya di sini adalah bahwa pasar tenaga kerja melemah, tetapi belum mencapai titik di mana The Fed dapat menghentikan pengetatan," tulis Ekonom Pantheon Macroeconomis, Ian Shepherdson dalam sebuah catatan, dilansir Yahoo News, Sabtu (5/11/2022).
Sementara itu, penghasilan per jam rata-rata di AS naik 0,4% selama sebulan, lebih tinggi dari pembacaan sebelumnya dan ekspektasi Wall Street. Sedangkan pada basis tahunan, nilai upah bertahan pada 4,7%, alias setara dengan perkiraan.
Selanjutnya tingkat pemutusan hubungan kerja tampak meningkat di periode September. Data menunjukkan sebanyak 30.000 PHK terjadi di akhir kuartal ketiga, alias meningkat 46,4% dari 20.485 PHK yang diumumkan pada Agustus. Angka tersebut juga 67,6% lebih tinggi secara year to date, sebagaimana tersaji dalam data Challenger, Gray & Natal.
Baca Juga: Orang Terkaya Sejagat Memperingatkan Resesi Global Akan Berkepanjangan hingga 2024
Lihat Juga :