Terungkap, Ini Sektor Industri yang Paling Banyak Gunakan Tenaga Nuklir

Selasa, 08 November 2022 - 14:10 WIB
loading...
Terungkap, Ini Sektor...
Tenaga nuklir banyak digunakan untuk industri kesehatan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Plt. Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir ( Bapeten ) Sugeng Sumbarjo mengungkapkan bahwa sektor kesehatan jadi pihak yang paling banyak menggunakan tenaga nuklir . Setelah itu disusul oleh sektor industri.

Baca juga: Polandia Terima Proposal Nuklir AS, Peringatan Keras bagi Rusia

"Saat ini yang terbesar untuk bidang kesehatan yang kedua adalah industri," ungkap Sugeng dalam konferensi pers Penghargaan Anugerah Bapeten 2022 yang digelar di Hotel Pullman, Jakarta. Selasa (8/11/2022).

Dia menjelaskan, untuk dunia kesehatan, ada tiga kegiatan yang memanfaatkan tenaga nuklir, di antaranya radiologi, kedokteran nuklir, dan radiotherapy. Sedangkan untuk industri banyak digunakan untuk radiografi, yaitu NDT (Non Destructive Test) atau uji tidak merusak.

"Kemudian logging, untuk mencari sumber minyak. Aplikasi di kedua ini sangat mendominasi," sambungnya.

Sementara itu, Deputi Perizinan dan Inspeksi Bapeten Zainal Arifin mengatakan, selain dunia kesehatan dan industri, penggunaan nuklir juga tengah disiapkan untuk sektor energi. Saat ini Indonesia sedang menyiapkan rencana undang-undang energi baru dan terbarukan (EBT).

Baca juga: Kemenkeu Ungkap Alasan Ekonomi Indonesia Bisa Melesat 5,7%

"Di situ nuklir masuk sebagai sumber energi, yaitu pembangkit listrik tenaga nuklir," terangnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Kolaborasi DAC dan Hisamitsu...
Kolaborasi DAC dan Hisamitsu di Kamboja, MDLA Perkuat Ekosistem Healthcare Regional
Dexa Siap Bawa OMAI...
Dexa Siap Bawa OMAI Fitofarmaka ke Pasar Global Obat Herbal
Indonesia Jajaki Kerja...
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas hingga Nuklir dengan Rusia
Kembangkan Pil GLP-1,...
Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Rekomendasi
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Infografis
3 Senjata yang Paling...
3 Senjata yang Paling Banyak Membunuh Umat Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved