Dibebani Sejumlah Sentimen, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
Rabu, 09 November 2022 - 11:35 WIB
loading...
Harga minyak dunia turun tipis dibebani sejumlah sentimen. Foto/reuters
A
A
A
JAKARTA - Harga minyak mentah terkoreksi pada perdagangan pagi ini, Rabu (9/11/2022) karena terbebani sejumlah sentimen. Koreksi itu melanjutkan penurunan kurang lebih 3% di sesi sebelumnya.
Baca juga: Harga Minyak Dunia Tertekan Imbas Proyeksi Pelemahan Permintaan dari China
Data perdagangan hingga pukul 10:32 WIB menunjukkan minyak Brent di Intercontinental Exchange (ICE) untuk kontrak Januari 2023 terkoreksi 0,13% di USD95,24 per barel. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman Januari turun 0,23% menjadi USD87,80 per barel.
Analis mengatakan sentimen pasar masih berkutat antara kekhawatiran terkait resesi yang memukul permintaan, hingga potensi pasokan yang ketat imbas kebijakan Eropa yang mengembargo produk minyak mentah Rusia. Rencana Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, atau OPEC+, dalam memangkas produksi bisa menjadi katalis pendongkrak harga.
"Saya pikir setiap momen pelemahan pasar akan berumur pendek, kecuali kalau kita berpikir (ekonomi) kita akan menuju resesi," kata ekonom senior Westpac, Justin Smirk, dilansir Reuters, Rabu (9/11/2022).
Baca juga: Harga Minyak Dunia Tertekan Imbas Proyeksi Pelemahan Permintaan dari China
Data perdagangan hingga pukul 10:32 WIB menunjukkan minyak Brent di Intercontinental Exchange (ICE) untuk kontrak Januari 2023 terkoreksi 0,13% di USD95,24 per barel. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman Januari turun 0,23% menjadi USD87,80 per barel.
Analis mengatakan sentimen pasar masih berkutat antara kekhawatiran terkait resesi yang memukul permintaan, hingga potensi pasokan yang ketat imbas kebijakan Eropa yang mengembargo produk minyak mentah Rusia. Rencana Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, atau OPEC+, dalam memangkas produksi bisa menjadi katalis pendongkrak harga.
"Saya pikir setiap momen pelemahan pasar akan berumur pendek, kecuali kalau kita berpikir (ekonomi) kita akan menuju resesi," kata ekonom senior Westpac, Justin Smirk, dilansir Reuters, Rabu (9/11/2022).
Lihat Juga :