Manfaatkan Teknologi Digital untuk Bangkitkan Kejayaan Rempah Nasional
Sabtu, 12 November 2022 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Revitalisasi Jalur Rempah, Kemendikbudristek Danai Pembangunan Kapal Bersejarah
Lebih lanjut Titi menambahkan, dalam rangka memperingati Hari Rempah Nasional, pihaknya akan menggelar pameran dan expo rempah di area parkir Senayan City pada 19-21 Desember 2022. Di dalam expo ini juga akan ada fashion show duta penerus rempah.
“Para peserta pameran bukan hanya mereka yang menjual bumbu rempah saja tapi juga produk turunanya seperti kosmetik, sabun, skincare, minyak wangi, essential oil yang menggunakan bahan dari rempah-rempah,” urainya.
Sementara itu, pemilik usaha TCI Maya Miranda Ambarsari menyambut positif pembentukan Asosiasi Rempah Nasional. Dia menilai rempah Indonesia sebagai harta karun berharga dan warisan leluhur yang harus dilestarikan.
Maya yang juga menjadi pendiri sekaligus Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Rempah Nasional siap mendukung pengembangan potensi rempah nasional dengan menghidupkan kembali jalur rempah secara langsung dan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dia pun berharap keberadaan asosiasi ini dapat meningkatkan daya saing rempah nasional serta meningkatkan nilai jualnya sehingga rempah bukan lagi hanya sekadar komoditas tetapi memiliki nilai tersendiri yang lebih dihargai baik di nasional maupun internasional.
“Dengan adanya asosiasi ini maka memberi kesempatan kepada kita semua bahwa sudah ada satu wadah sebagai payung yang tidak hanya mengakomodir produk-produk rempah Indonesia tetapi juga membantu para petani dan pelaku usaha melalui pemanfaatan teknologi digital sehingga dapat memperluas pangsa pasar baik di dalam maupun luar negeri,” tandas Maya.
Lebih lanjut Titi menambahkan, dalam rangka memperingati Hari Rempah Nasional, pihaknya akan menggelar pameran dan expo rempah di area parkir Senayan City pada 19-21 Desember 2022. Di dalam expo ini juga akan ada fashion show duta penerus rempah.
“Para peserta pameran bukan hanya mereka yang menjual bumbu rempah saja tapi juga produk turunanya seperti kosmetik, sabun, skincare, minyak wangi, essential oil yang menggunakan bahan dari rempah-rempah,” urainya.
Sementara itu, pemilik usaha TCI Maya Miranda Ambarsari menyambut positif pembentukan Asosiasi Rempah Nasional. Dia menilai rempah Indonesia sebagai harta karun berharga dan warisan leluhur yang harus dilestarikan.
Maya yang juga menjadi pendiri sekaligus Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Rempah Nasional siap mendukung pengembangan potensi rempah nasional dengan menghidupkan kembali jalur rempah secara langsung dan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dia pun berharap keberadaan asosiasi ini dapat meningkatkan daya saing rempah nasional serta meningkatkan nilai jualnya sehingga rempah bukan lagi hanya sekadar komoditas tetapi memiliki nilai tersendiri yang lebih dihargai baik di nasional maupun internasional.
“Dengan adanya asosiasi ini maka memberi kesempatan kepada kita semua bahwa sudah ada satu wadah sebagai payung yang tidak hanya mengakomodir produk-produk rempah Indonesia tetapi juga membantu para petani dan pelaku usaha melalui pemanfaatan teknologi digital sehingga dapat memperluas pangsa pasar baik di dalam maupun luar negeri,” tandas Maya.
(ind)
Lihat Juga :