Hayo Tebak, Banyakan Uang Pecahan Rp100.000 atau Rp2.000 yang Beredar?
Sabtu, 12 November 2022 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
"Bisa jadi adalah alasan praktis saja karena memang permintaannya lebih banyak di uang-uang yang besar. Sekarang ini kan kalo masuk dompet lebih lebih enak pegang uang besar," kata Fitrha Faisal, ekonom UI, kepada Sindonews, dikutip Sabtu (12/11/2022).
Besarnya permintaan uang besar datang terutama dari kalangan kelas menengah. Pasalnya, dominasi arus transaksi memang ada di kalangan ini, selain itu tipikalnya juga lebih senang pegang uang besar.
"Ketika sudah mulai belanja, kelas menengah tak cari uang recehan, kecuali Lebaran," tambah Faisal.
Tak cuma secara total nominal uang pecahan Rp100.000 mendominasi, namun secara jumlah lembaran juga menjadi jawara. Total Rp641,7 triliun kalau dibagi Rp100.000 maka jumlahnya sekitar 6,41 miliar lembar.
Sementara nilai nominal total uang pecahan Rp2.000 sebanyak Rp9,89 triliun. Jika dibagi dengan pecahan nominalnya, maka uang Rp2.000 ada sebanyak 4,94 miliar lembar. Jadi ternyata lebih banyak pecahan uang Rp100.000 dibanding Rp2.000 baik secara nominal maupun jumlah.
Besarnya permintaan uang besar datang terutama dari kalangan kelas menengah. Pasalnya, dominasi arus transaksi memang ada di kalangan ini, selain itu tipikalnya juga lebih senang pegang uang besar.
"Ketika sudah mulai belanja, kelas menengah tak cari uang recehan, kecuali Lebaran," tambah Faisal.
Tak cuma secara total nominal uang pecahan Rp100.000 mendominasi, namun secara jumlah lembaran juga menjadi jawara. Total Rp641,7 triliun kalau dibagi Rp100.000 maka jumlahnya sekitar 6,41 miliar lembar.
Sementara nilai nominal total uang pecahan Rp2.000 sebanyak Rp9,89 triliun. Jika dibagi dengan pecahan nominalnya, maka uang Rp2.000 ada sebanyak 4,94 miliar lembar. Jadi ternyata lebih banyak pecahan uang Rp100.000 dibanding Rp2.000 baik secara nominal maupun jumlah.
Lihat Juga :