AS Yakin Bisa Paksa Rusia Menerima Pembatasan Harga Minyak

Senin, 14 November 2022 - 13:46 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Membongkar Fakta-fakta Siapa Saja Penadah Minyak Rusia dan Mantan Pembelinya

Di bagian lain, Moskow berulang kali menegaskan bahwa Rusia tidak akan memasok minyak ke negara-negara yang menyetujui pembatasan harga tersebut. "Harga harus dibentuk oleh pasar berdasarkan keseimbangan penawaran dan permintaan. Kami tidak akan memasok minyak ke negara-negara yang akan menggunakan plafon harga. Ini adalah preseden buruk yang sewaktu-waktu dapat diperluas ke pemasok lain, ke semua perdagangan global," tegas Wakil Perdana Menteri Rusia Aleksandr Novak, bulan lalu.

Rusia memiliki sejumlah pembeli minyak utama termasuk China dan India, yang telah meningkatkan pembelian bahan bakar dari negara itu sejak pernyataan larangan atau pembatasan harga mulai datang dari Barat.

Meski Yellen percaya bahwa batas harga dapat memaksa Rusia untuk menyetujui mekanisme tersebut, beberapa pakar industri menilai hingga 90% bahan bakar dapat terus mengalir di luar mekanisme batas harga, karena Rusia akan menggunakan opsi-opsi untuk menghindari sanksi.

Misalnya, Rusia memiliki armada kapal tanker minyaknya sendiri dan dapat mengembangkannya lebih jauh dengan menggunakan kapal-kapal China dan India. Rusia juga dapat mengajukan asuransi untuk perusahaan-perusahaan di Timur Tengah dan Asia, yang akan menghilangkan kebutuhan akan kerja sama dengan perusahaan asuransi negara-negara Barat yang sepakat dengan pembatasan harga tersebut.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved