Pertapreneur Aggregator Dinilai Beri Banyak Manfaat bagi UMKM

Selasa, 15 November 2022 - 10:51 WIB
loading...
Pertapreneur Aggregator...
Program Pertapreneur Aggregator tak hanya membuka peluang pengembangan bisnis, namun juga perluasan pasar bagi UMKM pesertanya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Program Pertapreneur Aggregator yang sedang dilaksanakan PT Pertamina (Persero) dinilai mendatangkan banyak keuntungan bagi mitra binaan. UMKM mitra binaan yang mengikuti program tersebut berkesempatan pengembangan bisnis, hingga memperoleh peluang untuk memperluas pasar.

"UMKM Indonesia sangat berpotensi menembus atau berkiprah di pasar global. Potensi tersebut terlihat dari beberapa peserta yang mengikuti program Pertapreneur Aggregator yang sudah bisa mulai merambah ke pasar internasional," ungkap Head Branch Promotion Djarum Yohanes Dani dalam keterangannya, Selasa (15/11/2022).

Untuk mampu menembus pasar internasional, ujar dia, UMKM harus memiliki unique selling point, quality management system dan legal document atau sertifikasi. Selain itu, untuk bersaing di era digital, UMKM juga perlu memanfaatkan platform media sosial.

Baca Juga: Upaya Mendorong Bisnis UMKM Naik Kelas

"Hal ini bertujuan untuk memudahkan para pelaku UMKM dalam hal melakukan campaign dan aktvitas promosi lainnya ke calon konsumen yang sesuai dengan target market produk tersebut. UMKM dapat pula memaksimalkan penggunaan platform marketplace sehingga dapat lebih mudah untuk menjangkau konsumen dan juga menjaga availability produk," tuturnya.

Sebanyak 10 mitra binaan Pertamina akan berlaga pada babak Final Fitching Day menuju juara dan best innovation awarded di ajang Pertapreneur Aggregator pada 4 Desember 2022. Mereka adalah Sathya Narayana (Denara Duta Mandiri), Nurhayati Aisyah (Asia Garment Internasional), Putu Wilas (CV Natural Bali Kulkul), Intan Anastasia Amsyah (Hitara Black Garlic).

Kmeudian, Bambang Tri Mulyono (Mbah Hardjo), Ismail Marzuki (Bali Honey Republic), Agung Setiawan (CV Woodeco Indonesia), Meeta A Fauzan (CV Aamira), Ni Made Roni (Made Tea) dan Wayan Putri Antara (CV Bali Ayu Shop).

Yohannes yang terlibat dalam babak Semi Final Fitching Day mengatakan, beberapa UMKM peserta Pertapreneur Aggregator sudah sangat baik secara jejaring, baik ke investor maupun sesama mitra. “Harapan kami UMKM binaan yang lolos bisa memanfaatkan skill tersebut untuk memperluas lini bisnisnya dan juga membantu sesama UMKM untuk mendapatkan peluang mengembangkan bisnisnya dan maju bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Executive Facilitator MarkPlus Institute Eka J Budiman menilai program Petrapreneur Aggregator sangat menarik. "Program-program semacam ini hasilnya akan sangat membantu UMKM," tandasnya.

Baca Juga: Biden dan Xi Jinping Bentrok soal Taiwan dalam Pertemuan di Bali

Satya Narayana, dari Denara Duta Mandiri, mengaku senang lolos ke babak final. Bisnis kosmetik yakni body care dan spa product-nya yang telah menjadi binaan Pertamina sejak 2020 itu sudah melalui program Go Digital, Go Global serta diajak untuk pameran INACRAFT 2022. Satya berencana fokus untuk mengembangkan digital marketing dan inovasi produk.

"Kami ikut masuk seleksi Pertamina Pertapreneur Agregator, dan dibimbing oleh pelatih dari MarkPlus, lalu juga berkesempatan diajak Pameran Trade Expo Indonesia 2022," ungkapnya.

Sementara, pemilik Woodeco Indonesia Agung Setiawan mengatakan usahanya mengolah limbah serbuk kayu menjadi wood pellets telah menembus pasar ekspor. Apabila terpilih menjadi aggregator, imbuh Agung, dia akan menangkap peluang kolaborasi dengan UMKM lain untuk ikut serta dalam produksi dan pascaproduksi baik sebagai entrepreneur, suplier bahan baku maupun mencetak entrepeneur.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Rekomendasi
75 Gol dalam 24 Laga,...
75 Gol dalam 24 Laga, Piala Dunia 2026 Penuh Drama
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved