Anak Milenial Bisnis Properti (Bagian 2)

Rabu, 08 Juli 2020 - 14:49 WIB
loading...
Anak Milenial Bisnis...
Foto/dok
A A A
Agus Kriswandi Basyari
Pitaloka Land

Tulisan pekan ini merupakan kelanjutan dari tulisan pekan lalu tentang bagaimana memberikan motivasi terhadap kaum milenial agar dapat berbisnis properti secara nyata. Langkah berikutnya yang bisa dilakukan kaum milenial adalah melakukan penjualan. Langkah ini terdiri dari beberapa aktivitas seperti melakukan promosi di berbagai media sosial yang dimiliki.

Terkait kegiatan ini, hal paling pokok yaitu berkenaan dengan konten promo yang harus dikemas dengan baik sehingga menimbulkan daya tarik bagi calon konsumen.

Setelah promosi di-broadcast, kegiatan selanjutnya menunggu respons calon konsumen. Sekecil apa pun respons yang muncul harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, dengan cara di-follow up sehingga calon konsumen antusias terhadap properti yang ditawarkan. (Baca: Yuk Manfaatkan Peluang, Anak Milenial Juga Bisa Bisnis Properti)

Langkah berikutnya adalah membujuk konsumen untuk berkunjung ke proyek yang ditawarkan. Dalam hal ini calon konsumen bisa melihat secara nyata dan percaya bahwa properti yang ditawarkan identik dengan promosi yang dilakukan.

Langkah terakhir, arahkan calon konsumen untuk melakukan transaksi jual beli. Biasanya langkah ini sudah tidak sulit dilakukan karena calon konsumen yang sudah melakukan kunjungan adalah pembeli yang serius untuk memiliki rumah. Transaksi awal biasanya dilakukan dengan membayar booking fee dan uang muka.

Langkah berikutnya yang bisa dilakukan kaum milenial adalah berinvestasi di bidang properti. Setelah mereka memiliki penghasilan dari penjualan properti dalam kurun waktu 1-2 tahun, penghasilan tersebut dapat disisihkan untuk melakukan program investasi properti.

Program investasi properti bisa dimulai dari harga yang relatif murah, misalnya Rp250 juta-Rp300 jutaan. Kaum milenial dapat menggunakan fasilitas perbankan sehingga investasi hanya memerlukan 10-20% dari harga properti atau sekitar Rp25 juta-Rp60 juta untuk membayar DP rumah kepada developer dan sisa pembayarannya dilakukan menggunakan fasilitas KPR bank. (Baca juga: Tak Sekedar Jaga Imunitas, Asupan Bergizi Juga Buat Anak Unggul)

Sambil terus melakukan kegiatan penjualan dalam kurun waktu 1–3 tahun ke depan, properti yang telah dibeli kaum milenial dapat dijual kembali dengan kenaikan harga 10-20% per tahun.

Artinya, paling sedikit pada tahun ketiga terdapat kenaikan harga 30% dari harga beli. Dalam kurun waktu tersebut, properti yang dimiliki sudah dapat memberikan pengahasilan bulanan maupun tahunan, yaitu dengan cara disewa atau dikontrakkan kepada pihak lain. Inilah yang disebut value double investasi.

Langkah investasi ini jika terus dilakukan secara nilai bisa bertambah dari ratusan juta menjadi miliaran rupiah. Begitu juga dengan jumlah unit, bisa bertambah dari satu, dua, sampai tidak terhingga.

Kegiatan investasi properti memerlukan waktu relatif panjang. Akan tetapi, kegiatan ini dijamin tidak akan merugi karena tidak ada sejarahnya harga properti turun. (Lihat videonya: Ular Piton 2,5 Meter Tutupi Saluran Air di Cilegon)

Langkah berikutnya, penulis ingin memberikan dorongan bagi kaum milenial untuk menjadi pengusaha properti. Karena tips yang diberikan cukup panjang, mudah-mudahan akan diulas pada tulisan pekan depan.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Bisnis Berbasis Pengalaman...
Bisnis Berbasis Pengalaman Kian Diminati, Pengembang Hadirkan Konsep Baru
Fasilitas Padel Eksklusif...
Fasilitas Padel Eksklusif Xforia Sentul Perkuat Daya Tarik Kawasan Terpadu
Strategi Cerdas Miliki...
Strategi Cerdas Miliki Properti Impian! Harga Kompetitif, Cicilan Fleksibel
Satu Atap Tiga Solusi:...
Satu Atap Tiga Solusi: Intip Keseruan Pameran Megabuild, Keramika dan Megaproperty 2026
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
Rekomendasi
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved