Hutama Karya Akan Jual Tiga Ruas Tol Trans Sumatera, Ini Daftarnya

Rabu, 16 November 2022 - 17:00 WIB
loading...
Hutama Karya Akan Jual...
Lantaran masih merugi, PT Hutama Karya (Persero) akan mendivestasikan atau menjual tiga ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Mendivestasikan atau menjual tiga ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), PT Hutama Karya (Persero) akan bertransaksi dengan sovereign wealth fund (SWF) Indonesia Investment Authority (INA) .

Adapun tiga ruas JTTS yang dimaksud di antaranya Tol Medan-Binjai, Bakauheni - Terbanggi Besar, Terbanggi Besar- Pematang Panggang - Kayu Agung. Total panjang ketiga ruas tol ini mencapai 350 kilometer (Km).

Baca Juga: Keuangan BUMN Berdarah-darah, Nusron Wahid: Karena Dipaksa Melakukan investment

Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto mengatakan, pelepasan kepemilikan jalan tol kepada INA akan berdampak baik pada kinerja keuangan perusahaan. Dengan begitu, dia berharap pihak INA bisa mengambil tawaran yang disodorkan BUMN Karya itu.

"Pun angka ini akan membaik kalau kami jadi bisa bertransaksi dengan INA untuk penjualan 350 km di tiga ruas," ungkap Budi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (16/11/2022).

Budi mangaku struktur keuangan Hutama Karya kurang membaik. Lantaran perusahaan tiga tahun atau sejak 2020 hingga 2022 mencatatkan kerugian yang berarti. Di lain sisi, manajemen juga harus memenuhi kewajiban atas bunga dan pokok hutangnya.

"Kami laporkan bahwa Hutama Karya mengalami kerugian di tahun 2020, 2021, dan juga 2022 ini, karena kami memperhitungkan biaya bunga atas pinjaman yang untuk investasi di jalan tol ini, dan juga adanya diversifikasi beberapa ruas yang sudah beroperasi," ucap dia.

Hutama Karya memang mencatatkan kerugian senilai Rp4 triliun dalam 2 tahun berturut-turut. Pada 2020, total kerugian perseroan mencapai Rp2 triliun dan di 2021 membukukan rugi Rp2 triliun.

Baca Juga: BUMN Karya Berdarah-darah, Bos WIKA: WIKA Jatuh Bangun, tapi Tetap Bangun Terus

Kerugian tersebut dikonfirmasi Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Rionald Silaban kepada Komisi XI DPR RI. Menurutnya, kerugian Hutama Karya disebabkan biaya operasional Jalan Tol Trans Sumatera.

Kinerja keuangan BUMN Karya, lanjut Rionald, masih cukup sulit. Dia mencatat, sejak 2014- 2022 liabilitas atau utang perusahaan naik 1.300 persen dan ekuitas naik 5.454 persen.

Lantaran keuangan yang masih terkontraksi, namun manajemen harus menjalankan penugasan pemerintah yakni menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera, maka Hutama Karya dinilai perlu menerima suntikan negara berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) tunai sebesar Rp7,5 triliun.

Adapun PMN akan dialokasikan Hutama Karya untuk melanjutkan pembangunan lima ruas Jalan Tol Trans Sumatera. Di mana, pembangunan ruas Tol Sigli-Banda Aceh senilai Rp2,83 triliun, ruas Tol Kisaran-Indrapura senilai Rp1,12 triliun.

Lalu, ruas Tol Pekanbaru-Dumai senilai Rp1,13 triliun, ruas Tol Indralaya-Muara Enim senilai Rp2,3 triliun, dan ruas Tol Penanjung-Bengkulu senilai Rp97 miliar.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 334.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Pembebasan Lahan Tol...
Pembebasan Lahan Tol Trans Sumatera Dikebut, HK Gandeng Kejagung
Jalan Tol di Provinsi...
Jalan Tol di Provinsi Riau Ditargetkan Bertambah 30 Km Tahun Ini
Jasa Marga Bukukan Laba...
Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar di Kuartal I 2026
DJP Siapkan Renstra...
DJP Siapkan Renstra 2025–2029, Jalan Tol Bakal Kena PPN
Bayar Tol Tanpa Sentuh...
Bayar Tol Tanpa Sentuh Belum Juga Diterapkan di Indonesia, Berikut Kendalanya
Arus Kendaraan Kembali...
Arus Kendaraan Kembali ke Jabodetabek Meningkat Jelang Berakhirnya Libur Panjang Iduladha
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, 330 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Regional Nusantara
Lalin Tol Japek Lancar...
Lalin Tol Japek Lancar saat Libur Iduladha, 30 Gardu di Cikatama Dioperasikan Situasional
Rekomendasi
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved