Kementerian ESDM Targetkan Konversi 1.000 Unit Motor BBM ke Listrik Tahun Ini

Kamis, 17 November 2022 - 01:13 WIB
loading...
Kementerian ESDM Targetkan...
Ilustrasi motor listrik. FOTO/dok.Istimewa
A A A
JAKARTA - Peralihan dari konvensional ke kendaraan listrik dirasa kian perlu untuk menekan impor bahan bakar minyak (BBM). Selain demi lingkungan yang lebih bersih, juga ada tekanan dari gejolak harga komoditas energi fosil.

"Dua tahun lalu neraca impor minyak kita terlalu besar. Padahal energi di dalam negeri kita cukup," kata Kepala Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan, Energi Baru Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Senda Hurmuzan Kanam dalam diskusi bertajuk Mendukung Percepatan Industri Kendaraan Listrik Nasional secara virtual, Rabu (16/11/2022).

Baca Juga: ITS Pimpin Pengembangan Bus Listrik Merah Putih untuk KTT G20

Menurut dia untuk mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melaksanakan program konversi BBM ke listrik. Berdasarkan laporan pada 2020 melakukan konversi kendaraan motor listrik 10 unit dan di 2021 melakukan konversi 100 unit kendaraan motor. "Tahun ini kami targetkan 1.000 unit," ungkapnya.

Baca Juga: Porsche Bakal Bangun Jaringan Destination Charging Mobil Listrik Jakarta-Bali

Dia mengatakan program tersebut dilakukan untuk mendorong transisi energi bersih yang dicanangkan pemerintah. Program konversi akan menyumbang energi bersih cukup besar karena di Indonesia ada sekitar 130 juta kendaraan bermotor. "Apabila target tersebut tercapai, minimal memangkas impor BBM. Target kami di 2030 ada 13 juta kendaraan motor listrik," kata dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Segera Punya Motor Listrik Nasional, Siap Diluncurkan dalam Hitungan Minggu
Mayoritas Motor Listrik...
Mayoritas Motor Listrik Honda Akan Segera Diproduksi di Vietnam
Rekomendasi
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan,...
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan, UU IKN Digugat Warga Dayak ke MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved