IHSG Masih Dibayangi Fluktuasi Rupiah dan Harga Komoditas, Begini Proyeksinya
Senin, 21 November 2022 - 06:56 WIB
loading...
IHSG hari ini pada perdagangan awal pekan, Senin (21/11/2022) berpeluang menguat terbatas sepanjang perdagangan dibayangi fluktuasi nilai tukar Rupiah dan harga komoditas. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini pada perdagangan awal pekan, Senin (21/11/2022) berpeluang menguat terbatas sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.954 - 7.141.
Baca Juga: Penguatan IHSG Hari Ini Masih terbatas, Cek 4 Saham Pilihan Analis
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, mengawali pekan ini pergerakan IHSG masih menunjukkan upaya untuk keluar dari rentang konsolidasi wajarnya.
"Sedangkan sentimen dari fluktuasi nilai tukar Rupiah dan harga komoditas masih akan memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," jelas William dalam risetnya, Minggu (20/11/2022).
Namun, lanjut William, mengingat kuat dan stabilnya kondisi perekonomian Indonesia yang terlihat dari data perekonomian yang telah terlansir, maka IHSG masih berpeluang mengalami penguatan terbatas.
Baca Juga: Masuki Akhir Pekan, IHSG Hari Ini Ditutup Naik ke 7.081
Sebelumnya, IHSG sepanjang pekan lalu mengalami koreksi 0,10%. Berdasarkan data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tanggal 14 - 18 November 2022 IHSG bergerak cukup bervariatif.
Saat selama sepekan mengalami kontraksi, di sisi lain peningkatan malah terjadi pada kapitalisasi pasar Bursa yang naik sebesar 0,04%. Adapun kapitalisasi pasar Bursa meningkat sebesar 0,04% menjadi Rp9.473,062 triliun dari Rp9.469,057 triliun pada pekan sebelumnya.
Saham-saham yang dapat jadi pilihan hari ini di antaranya:
- UNVR
- SMGR
- BBCA
- ITMG
- AALI
- BSDE
- AKRA
Baca Juga: Penguatan IHSG Hari Ini Masih terbatas, Cek 4 Saham Pilihan Analis
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, mengawali pekan ini pergerakan IHSG masih menunjukkan upaya untuk keluar dari rentang konsolidasi wajarnya.
"Sedangkan sentimen dari fluktuasi nilai tukar Rupiah dan harga komoditas masih akan memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," jelas William dalam risetnya, Minggu (20/11/2022).
Namun, lanjut William, mengingat kuat dan stabilnya kondisi perekonomian Indonesia yang terlihat dari data perekonomian yang telah terlansir, maka IHSG masih berpeluang mengalami penguatan terbatas.
Baca Juga: Masuki Akhir Pekan, IHSG Hari Ini Ditutup Naik ke 7.081
Sebelumnya, IHSG sepanjang pekan lalu mengalami koreksi 0,10%. Berdasarkan data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tanggal 14 - 18 November 2022 IHSG bergerak cukup bervariatif.
Saat selama sepekan mengalami kontraksi, di sisi lain peningkatan malah terjadi pada kapitalisasi pasar Bursa yang naik sebesar 0,04%. Adapun kapitalisasi pasar Bursa meningkat sebesar 0,04% menjadi Rp9.473,062 triliun dari Rp9.469,057 triliun pada pekan sebelumnya.
Saham-saham yang dapat jadi pilihan hari ini di antaranya:
- UNVR
- SMGR
- BBCA
- ITMG
- AALI
- BSDE
- AKRA
(akr)
Lihat Juga :