Menperin Ungkap Pentingnya Investasi di Bidang Green dan Blue Economy

Selasa, 22 November 2022 - 14:25 WIB
loading...
Menperin Ungkap Pentingnya...
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dorong investasi ramah lingkungan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin ) terus berupaya memacu pembangunan industri ramah lingkungan untuk mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Langkah strategis ini dilakukan guna mewujudkan pembangunan industri yang selaras dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Ekspor Tembus USD1 Miliar, Kinerja Industri Pengolahan Kakao Kian Legit

Sasaran tersebut memerlukan penyelarasan kebijakan perdagangan, investasi, dan industri dengan pencapaian pada tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs).

“Pemerintah berkomitmen untuk mewujudkan target SDGs, termasuk mempromosikan keseimbangan pertumbuhan industri manufaktur dan pemberdayaan lingkungan. Investasi pada bidang green and blue economy diperlukan untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Selasa (22/11/2022).

Agus menjelaskan, saat ini Kemenperin telah menerapkan program industri hijau yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sejalan dengan program Making Indonesia 4.0. Prinsip ini mampu mendukung penciptaan industri yang ramah lingkungan dan berdaya saing di kancah global.

"Melalui upaya penerapan industri hijau juga, sepanjang tahun 2021 kami mencatat telah menghemat energi sebesar Rpp3,2 triliun, dan penghematan air sebesar Rp169 miliar. Pencapaian ini memperkuat komitmen industri untuk memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan dalam jangka panjang," ujar Menperin.

Kesuksesan penerapan program industri hijau di Indonesia akan semakin membuka jalan bagi transformasi menuju pembangunan industri yang berkelanjutan. Pendekatan blue, green, dan circular economy berpotensi menaikkan investasi dan memberikan keuntungan besar yang dalam implementasinya dapat menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi sampah, dan tetap mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Peningkatan industri manufaktur yang berkelanjutan dapat menarik investor yang tepat untuk berinvestasi di dalam negeri. Sehingga perlu dukungan komprehensif melalui pengembangan sustainable financing dari sektor layanan finansial,” kata Agus.

Pemahaman pemerintah dan stakeholders tentang pendanaan berkelanjutan dari sumber pemerintah dan swasta ini sangat diperlukan. Oleh karena itu, Edward Y. Chang, Managing Director The Spectrum Solutions Group (TSSG), mengungkapkan dukungannya terhadap pemerintah dalam melakukan kajian terkait peluang ekonomi biru ini.

“Saat ini kita sedang membantu pemerintah untuk mengkaji potensi financing blue economy di Indonesia”, ujar Edward.

Kajian ini sejalan dengan upaya membantu pemerintah mencapai agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan. Ia juga berharap Indonesia dapat menangkap peluang ini, terlebih dengan status Indonesia sebagai Presidensi KTT G20.

“Indonesia harusnya dapat menangkap peluang menjadi pemimpin di Asia dalam financing blue economy. Melalui pertemuan dengan pemangku kepentingan dengan negara-negara G20 dan swasta ini, Indonesia berpeluang untuk dapat bekerja sama dalam memaksimalkan ekonomi berkelanjutan," sebut Edward.

Selain itu, Edward mengungkapkan bahwa TSSG, sebagai knowledge partner The 1st Circular Economy Summit, saat ini tengah menjajaki kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). “Kita juga berharap dapat menjalin kerja sama teknis menyangkut sustainability dan circular economic dengan BRIN,” paparnya.

Baca juga: Dari Napas Gunung Berapi, Ilmuwan Prediksi Kapan Waktu Meletusnya

Edward Y. Chang berharap dapat bersinergi dengan BRIN untuk melakukan optimalisasi potensi ekonomi biru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depannya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Berita Terkini
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Magang Nasional 2026...
Magang Nasional 2026 Segera Dibuka, Kuota Peserta Capai 150 Ribu Orang
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Langkah Wajib Saat Terindikasi Penipuan Investasi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved