Ganjar Gerak Cepat Perbaiki Infrastruktur Jalan Alternatif Banyumas-Brebes Terputus Akibat Longsor
Rabu, 23 November 2022 - 13:30 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meninjau langsung infrastruktur jalan yang terputus di Desa Samudera Kulon, Kecamatan Paguyangan, Banyumas, Rabu (23/11) pagi. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
BANYUMAS - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meninjau langsung infrastruktur jalan yang terputus di Desa Samudera Kulon, Kecamatan Paguyangan, Banyumas, Rabu (23/11) pagi. Dengan sigap, Ganjar menginstruksikan jajaran Pemkab Banyumas dan BPBD Jawa Tengah untuk segera memperbaiki dan mencarikan jalan alternatif.
"Kita sedang siapkan desain agar kita carikan jalan alternatif, apakah diputar karena ini ada punggungan bukit, tanahnya Kodam, jadi nanti kita komunikasi dengan Pangdam, tinggal nanti secara teknis dari Kementerian PUPR kita bicara untuk siapkan desainnya," ujar Ganjar melalui pernyataannya, Rabu (23/11/2022).
Baca Juga: Tingkatkan Investasi, Ganjar Resmikan Mal Pelayanan Publik di Klaten
Selain jalur alternatif, Ganjar juga meminta pembangunan jembatan sementara khusus diperuntukkan warga yang berjalan kaki. Untuk kendaraan roda dua dan roda empat, Ganjar minta dicarikan jalur alternatif dan pengerjaannya lebih dipercepat.
Jembatan sementara ditujukan untuk warga yang ingin memenuhi kebutuhan serta memudahkan akses dari dan menuju Desa Samudera Kulon yang masih terisolir. Pasalnya, ada 34 kepala keluarga dan 68 jiwa di Desa Samudera Kulon yang aktivitasnya terhambat akibat jalan yang putus total.
"Kita sedang siapkan desain agar kita carikan jalan alternatif, apakah diputar karena ini ada punggungan bukit, tanahnya Kodam, jadi nanti kita komunikasi dengan Pangdam, tinggal nanti secara teknis dari Kementerian PUPR kita bicara untuk siapkan desainnya," ujar Ganjar melalui pernyataannya, Rabu (23/11/2022).
Baca Juga: Tingkatkan Investasi, Ganjar Resmikan Mal Pelayanan Publik di Klaten
Selain jalur alternatif, Ganjar juga meminta pembangunan jembatan sementara khusus diperuntukkan warga yang berjalan kaki. Untuk kendaraan roda dua dan roda empat, Ganjar minta dicarikan jalur alternatif dan pengerjaannya lebih dipercepat.
Jembatan sementara ditujukan untuk warga yang ingin memenuhi kebutuhan serta memudahkan akses dari dan menuju Desa Samudera Kulon yang masih terisolir. Pasalnya, ada 34 kepala keluarga dan 68 jiwa di Desa Samudera Kulon yang aktivitasnya terhambat akibat jalan yang putus total.
Lihat Juga :