SDM yang Kompeten Jadi Elemen Penting di Industri Pengolahan
Rabu, 23 November 2022 - 22:44 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Menakar Kesiapan Industri Petrokimia Menuju Industri Hijau)
Sementara itu, Wakil Ketua Komite Tetap Pelatihan dan Pendidikan Vokasi Kadin Indonesia, Dasep Suryanto menjelaskan, sesuai Perpres Nomor 68, setidaknya ada lima poin utama peran Kadin guna mendukung vokasi di Indonesia. Yaitu, mendukung sistem informasi pasar kerja, di mana semua informasi lowongan pekerjaan serta kebutuhan pekerja itu dapat dijembatani oleh Kadin.
“Kadin juga berperan terhadap permutakhiran dan peng-update-an SKKNI. Kita ingin program vokasi itu ada di setiap sektor industri. lalu Kadin juga dengan bekerjasama dengan semua pihak terkait dalam mencetak sejumlah in-company trainer yang berkualitas,” ujar Dasep.
Menurut Dasep, Kadin juga membantu menyusun pendanaan serta berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga agar terciptannya sinergi yang baik dan melibatkan seluruh stakeholder terkait. “Kadin juga membentuk tim koordinasi daerah serta di Kadin sendiri terbentuk badan Vokasi Kadin di mana itu menjadi penting karena akan selalu berkoordinasi dengan daerah serta pusat,” jelasnya.
Terkait kerja sama antara Kadin Indonesia dengan BPSDMI, Dasep mengatakan Kadin dengan BPSDMI telah melakukan banyak sinergi yang intens antara lain membangun pendidikan dan pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Sementara itu, Wakil Ketua Komite Tetap Pelatihan dan Pendidikan Vokasi Kadin Indonesia, Dasep Suryanto menjelaskan, sesuai Perpres Nomor 68, setidaknya ada lima poin utama peran Kadin guna mendukung vokasi di Indonesia. Yaitu, mendukung sistem informasi pasar kerja, di mana semua informasi lowongan pekerjaan serta kebutuhan pekerja itu dapat dijembatani oleh Kadin.
“Kadin juga berperan terhadap permutakhiran dan peng-update-an SKKNI. Kita ingin program vokasi itu ada di setiap sektor industri. lalu Kadin juga dengan bekerjasama dengan semua pihak terkait dalam mencetak sejumlah in-company trainer yang berkualitas,” ujar Dasep.
Menurut Dasep, Kadin juga membantu menyusun pendanaan serta berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga agar terciptannya sinergi yang baik dan melibatkan seluruh stakeholder terkait. “Kadin juga membentuk tim koordinasi daerah serta di Kadin sendiri terbentuk badan Vokasi Kadin di mana itu menjadi penting karena akan selalu berkoordinasi dengan daerah serta pusat,” jelasnya.
Terkait kerja sama antara Kadin Indonesia dengan BPSDMI, Dasep mengatakan Kadin dengan BPSDMI telah melakukan banyak sinergi yang intens antara lain membangun pendidikan dan pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
(dar)
Lihat Juga :