Minyak Mentah Dunia Terdongkrak di Tengah Rencana Pembatasan Harga Minyak Rusia
Jum'at, 25 November 2022 - 09:38 WIB
loading...
A
A
A
Diplomat G7 dan Uni Eropa telah membahas batas harga minyak Rusia antara USD65 dan USD70 per barel, dengan tujuan membatasi pendapatan untuk mendanai serangan militer Moskow di Ukraina tanpa mengganggu pasar minyak global.
"Pasar menganggap (batas harga) terlalu tinggi dengan risiko Moskow membalas," kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan kepada klien.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengatakan, Moskow tidak akan memasok minyak dan gas ke negara manapun yang bergabung dalam memberlakukan batasan harga, yang ditegaskan Kremlin pada hari Kamis.
Baca Juga: Jualan Minyak Mentah Laris Manis, Rusia Kantongi Rp2,32 Triliun Hanya dalam 7 Hari
ANZ juga mengatakan ada sinyal bahwa lonjakan kasus COVID-19 di China sebagai importir minyak top dunia, mulai memukul permintaan bahan bakar. Menyiratkan permintaan minyak sekitar 13 juta barel per hari, atau 1 juta bpd lebih rendah dari rata-rata.
"Pasar menganggap (batas harga) terlalu tinggi dengan risiko Moskow membalas," kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan kepada klien.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengatakan, Moskow tidak akan memasok minyak dan gas ke negara manapun yang bergabung dalam memberlakukan batasan harga, yang ditegaskan Kremlin pada hari Kamis.
Baca Juga: Jualan Minyak Mentah Laris Manis, Rusia Kantongi Rp2,32 Triliun Hanya dalam 7 Hari
ANZ juga mengatakan ada sinyal bahwa lonjakan kasus COVID-19 di China sebagai importir minyak top dunia, mulai memukul permintaan bahan bakar. Menyiratkan permintaan minyak sekitar 13 juta barel per hari, atau 1 juta bpd lebih rendah dari rata-rata.
Lihat Juga :