Bantuan Rice Cooker Gratis Masih Wacana, Kementerian ESDM: Duitnya Belum Ada
Senin, 28 November 2022 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dampak Kelamaan Menjomblo, Pria Ini Viral Usai Nikahi Rice Cooker
Sebelumnya, dalam seminar diskusi publik secara virtual pada Jumat (25/11), Subkoordinator Fasilitasi Hubungan Komersial Usaha Ketenagalistrikan pada Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Edy Pratikno mengatakan bahwa sudah ada kajian sementara perbandingan antara memasak dengan rice cooker dan LPG.
"Program bantuan penanak nasi listrik ini ada plus minusnya. Ada karena kapasitasnya kecil sekali sehingga memasak bisa lebih dari sekali. Kapasitas 300 watt harus lebih besar sehingga memasak cukup sekali dalam sehari. Ini tentunya nanti bila ada kajian-kajian lebih mendalam lagi mungkin akan melibatkan dari perguruan terkait kebijakan ini," ujarnya.
Dia membeberkan, kebutuhan LPG untuk menanak nasi sebesar 2,4 kg per bulan dengan biaya yang dikeluarkan Rp16.800 per bulan. Sementara, konsumsi energi menanak nasi dengan rice cooker 19,80 kWh per bulan dengan biaya Rp10.396 per bulan.
Dengan demikian, menanak nasi dengan penanak nasi listrik terjadi penghematan Rp6.404 per bulan. "Dari hasil kajian sementara itu ada komparasi dan manfaat," katanya.
Sebelumnya, dalam seminar diskusi publik secara virtual pada Jumat (25/11), Subkoordinator Fasilitasi Hubungan Komersial Usaha Ketenagalistrikan pada Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Edy Pratikno mengatakan bahwa sudah ada kajian sementara perbandingan antara memasak dengan rice cooker dan LPG.
"Program bantuan penanak nasi listrik ini ada plus minusnya. Ada karena kapasitasnya kecil sekali sehingga memasak bisa lebih dari sekali. Kapasitas 300 watt harus lebih besar sehingga memasak cukup sekali dalam sehari. Ini tentunya nanti bila ada kajian-kajian lebih mendalam lagi mungkin akan melibatkan dari perguruan terkait kebijakan ini," ujarnya.
Dia membeberkan, kebutuhan LPG untuk menanak nasi sebesar 2,4 kg per bulan dengan biaya yang dikeluarkan Rp16.800 per bulan. Sementara, konsumsi energi menanak nasi dengan rice cooker 19,80 kWh per bulan dengan biaya Rp10.396 per bulan.
Dengan demikian, menanak nasi dengan penanak nasi listrik terjadi penghematan Rp6.404 per bulan. "Dari hasil kajian sementara itu ada komparasi dan manfaat," katanya.
Lihat Juga :