Bantuan Rice Cooker Gratis Masih Wacana, Kementerian ESDM: Duitnya Belum Ada
Senin, 28 November 2022 - 14:12 WIB
loading...
Kementerian ESDM mengungkapkan ihwal rencana pemerintah menggulirkan program bantuan penanak nasi listrik atau rice cooker gratis untuk masyarakat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan ihwal rencana pemerintah menggulirkan program bantuan penanak nasi listrik (BPNL) atau rice cooker gratis untuk masyarakat. Namun, program ini berpotensi menuai pro dan kontra.
Rencananya, rice cooker yang akan disebar sebanyak 680.000 unit dengan nilai paket bantuan sebesar Rp500.000 per keluarga penerima manfaat (KPM).
Menanggapi hal tersebut, Plt Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengaku bahwa belum ada perkembangan lebih lanjut terkait rencana BPNL atau rice cooker gratis untuk masyarakat.
"Nanti deh kalau sudah ada update terkini nanti saya sampaikan, kalau sekarang posisinya seperti yang disampaikan di seminar itu. Jadi, belum ada update nya dari sisi itu," ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM, Senin (28/11/2022).
Menurut Dadan, hal tersebut masih dalam tahap perencanaan, di mana rencananya rice cooker yang akan disebar sebanyak 680.000 unit dengan nilai paket bantuan sebesar Rp500.000 per KPM. "Kan itu perencanaan ya, mungkin mereka ngitungnya merek apa, kan duitnya juga belum ada sampai sekarang," tukasnya.
Rencananya, rice cooker yang akan disebar sebanyak 680.000 unit dengan nilai paket bantuan sebesar Rp500.000 per keluarga penerima manfaat (KPM).
Menanggapi hal tersebut, Plt Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengaku bahwa belum ada perkembangan lebih lanjut terkait rencana BPNL atau rice cooker gratis untuk masyarakat.
"Nanti deh kalau sudah ada update terkini nanti saya sampaikan, kalau sekarang posisinya seperti yang disampaikan di seminar itu. Jadi, belum ada update nya dari sisi itu," ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM, Senin (28/11/2022).
Menurut Dadan, hal tersebut masih dalam tahap perencanaan, di mana rencananya rice cooker yang akan disebar sebanyak 680.000 unit dengan nilai paket bantuan sebesar Rp500.000 per KPM. "Kan itu perencanaan ya, mungkin mereka ngitungnya merek apa, kan duitnya juga belum ada sampai sekarang," tukasnya.
Lihat Juga :