Implementasi ESG, Pertamina: Mutlak demi Keberlanjutan Usaha
Senin, 28 November 2022 - 22:46 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi jangan berpuas diri dulu dengan peringkat ESG yang tinggi. Karena ini seperti fenomena gunung es, di bawah masih banyak yang harus diperbaiki," katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menyoroti konsekuensi penerapan ESG olreh perusahaan. Menurut dia, implementasi ESG membutuhkan biaya tambahan bagi perusahaan. "Jadi untuk menjadi lebih baik itu juga dibutuhkan biaya. Hal ini yang harus disadari oleh semua, misalnya harga energi yang lebih tinggi karena menggunakan sumber energi bersih. Apakah konsumen juga siap? Ini yang harus dipertimbangkan bersama-sama," ujarnya.
Namun, tegas Komaidi, transisi energi adalah sebuah keniscayaan. Selain itu, aspek keberlanjutan yang diusung ESG pun jelas sangat penting bagi keberlangsungan bisnis perusahaan. "Jadi tinggal disesuaikan saja dengan kemampuan yang ada," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menyoroti konsekuensi penerapan ESG olreh perusahaan. Menurut dia, implementasi ESG membutuhkan biaya tambahan bagi perusahaan. "Jadi untuk menjadi lebih baik itu juga dibutuhkan biaya. Hal ini yang harus disadari oleh semua, misalnya harga energi yang lebih tinggi karena menggunakan sumber energi bersih. Apakah konsumen juga siap? Ini yang harus dipertimbangkan bersama-sama," ujarnya.
Namun, tegas Komaidi, transisi energi adalah sebuah keniscayaan. Selain itu, aspek keberlanjutan yang diusung ESG pun jelas sangat penting bagi keberlangsungan bisnis perusahaan. "Jadi tinggal disesuaikan saja dengan kemampuan yang ada," tuturnya.
(fai)
Lihat Juga :