Kalah Cepat dengan Kereta Cepat, Jadi Pertimbangan Argo Parahyangan Dipensiunkan

Sabtu, 03 Desember 2022 - 20:00 WIB
loading...
Kalah Cepat dengan Kereta...
Kementerian BUMN mengungkapkan alasan Kereta Api Argo Parahyangan dipensiunkan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian BUMN mengungkapkan alasan kereta api Argo Parahyangan dipensiunkan. Alasan kalah cepat dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), harga tiket, hingga efisiensi waktu menjadi faktor utama.

Baca Juga: Argo Parahyangan Diisukan Berhenti Beroperasi Imbas Kereta Cepat, Begini Penjelasan KAI

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan waktu tempuh kereta cepat 30 menit dengan harga tiket Rp250.000 sedangkan Argo parahyangan waktu tempuh 3 jam dengan harga kereta eksekutif Rp150.000-Rp170.000.

"Silakan dipertimbangkan, coba kita lihat mana yang kita pilih, misalnya Rp 150.000 yang 3 jam dengan yang Rp 250.000 tadi 30 menit," kata dia kepada Wartawan, Sabtu (3/12/2022).

Baca Juga: Operasional KA Argo Parahyangan Diisukan Disetop karena Ada Kereta Cepat, KAI Pasrah

Menurut dia penghentian kereta api Argo Parahyangan masih dalam pembahasan bersama bersama stakeholders terkait. Meski belum ada keputusan rencananya penghentian akan dilakukan ketika KCJB sudah mulai beroperasi Juni 2023 mendatang.

"Sampai hari ini masih pembahasanya. Jadi belum, masih 7 bulan. Jadi belum ada untuk menyetop dan sebagainya gitu," ungkap Arya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rosan Ngaku Sudah Kantongi...
Rosan Ngaku Sudah Kantongi Solusi Utang Whoosh Rp124 Triliun, Seperti Apa?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Rekomendasi
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Berita Terkini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved