Minat Investor terhadap Saham Teknologi Masih Tinggi
Senin, 05 Desember 2022 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Keduanya pun sepakat bahwa tingginya minat masyarakat terhadap IPO NINE karena keyakinan mereka terhadap pertumbuhan dan prospek usaha perseroan ke depan. Pasalnya, perusahaan saat ini terus melakukan proses pengembangan managed service, aplikasi kesehatan, aplikasi pendidikan, dan juga terus memperkuat layanan aplikasi custom.
Saat IPO perseroan menawarkan sebanyak 432.000.000 (empat ratus tiga puluh dua juta) saham baru atau sebesar 20,03% dari seluruh total modal disetor penuh. Saham baru tersebut ditawarkan dengan harga penawaran sebesar Rp75 per saham sehingga jumlah keseluruhan dana IPO yang terkumpul sebesar Rp32.4 miliar.
Seluruh dana yang diperoleh setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi akan dipergunakan untuk sekitar 52,66% akan digunakan sebagai modal kerja perseroan guna mendukung pengembangan kegiatan usaha seperti pembelian barang dagangan dan persediaan barang, biaya penyelenggaraan pelatihan maupun operasional kantor.
Sekitar 32.09% akan digunakan untuk pembukaan sebanyak kurang lebih 19 service point beserta sarana pendukungnya yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan. Sekitar 15,25% akan digunakan untuk pembelian gudang penyimpanan (ruang stok barang) serta sebagai ruang penunjang operasional.
Direktur Utama NINE Heddy Kandou mengatakan dengan alokasi penggunaan dana tersebut, Heddy yakin perseroan akan membukukan pertumbuhan yang semakin baik di masa yang akan datang. Selain itu, perseroan memiliki manajemen yang berpengalaman di bidang industri teknologi informasi lebih dari 15 tahun.
Saat IPO perseroan menawarkan sebanyak 432.000.000 (empat ratus tiga puluh dua juta) saham baru atau sebesar 20,03% dari seluruh total modal disetor penuh. Saham baru tersebut ditawarkan dengan harga penawaran sebesar Rp75 per saham sehingga jumlah keseluruhan dana IPO yang terkumpul sebesar Rp32.4 miliar.
Seluruh dana yang diperoleh setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi akan dipergunakan untuk sekitar 52,66% akan digunakan sebagai modal kerja perseroan guna mendukung pengembangan kegiatan usaha seperti pembelian barang dagangan dan persediaan barang, biaya penyelenggaraan pelatihan maupun operasional kantor.
Sekitar 32.09% akan digunakan untuk pembukaan sebanyak kurang lebih 19 service point beserta sarana pendukungnya yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan. Sekitar 15,25% akan digunakan untuk pembelian gudang penyimpanan (ruang stok barang) serta sebagai ruang penunjang operasional.
Direktur Utama NINE Heddy Kandou mengatakan dengan alokasi penggunaan dana tersebut, Heddy yakin perseroan akan membukukan pertumbuhan yang semakin baik di masa yang akan datang. Selain itu, perseroan memiliki manajemen yang berpengalaman di bidang industri teknologi informasi lebih dari 15 tahun.
Lihat Juga :