Tumbuh 3,57%, Kinerja Industri Mamin Tetap Nikmat

Selasa, 06 Desember 2022 - 08:40 WIB
loading...
Tumbuh 3,57%, Kinerja Industri Mamin Tetap Nikmat
Industri mamin masih tumbuh signifikan di saat pandemi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin ) melaporkan industri makanan dan minuman ( mamin ) mampu tumbuh 3,57% (yoy) dan mencatatkan diri sebagai subsektor dengan kontribusi terbesar terhadap PDB industri pengolahan nonmigas pada triwulan III 2022, yaitu 38,69%. Pencapaian tersebut berkat kolaborasi yang baik antara pemerintah dan para pelaku industri.

Baca juga: Di Kabupaten Bekasi Ada Pabrik AC dengan Nilai Investasi Tinggi

“Kinerja industri mamin yang baik tidak lepas dari peran serta para pelaku industri di subsektor ini yang telah bekerja keras menjaga pertumbuhan, sehingga dapat tumbuh positif saat pandemi,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, dikutip Selasa (6/12/2022).

Agus menyampaikan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk terus mendorong daya saing industri mamin di Tanah Air. Di antaranya dengan memacu penerapan industri 4.0 pada subsektor manufaktur tersebut.

Fasilitasi yang disediakan Kemenperin dalam rangka percepatan implementasi industri 4.0 di industri mamin antara lain melalui pelaksanaan bimbingan teknis transformasi industri 4.0 bagi manager dan engineer, verifikasi Indonesia Industri 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) dan pendampingan dalam penerapan industri 4.0 dengan target 800 perusahaan pada tahun 2022 dan 2023.

Baca juga: Dibantai Brasil, Paulo Bento Mundur Jadi Pelatih Korea Selatan

Dalam upaya terus mendorong daya saing industri mamin, Kemenperin juga terus memastikan ketersediaan bahan baku untuk mendukung roda produksi. Terkait jaminan ketersediaan bahan baku, telah diterbitkan PP No. 28 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perindustrian yang memastikan industri bisa memperoleh bahan baku melalui neraca komoditas.

(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1632 seconds (10.101#12.26)