Kontribusi BUMN Capai Rp1.198 Triliun, Stafsus Erick: Padahal Ada Pandemi
Selasa, 06 Desember 2022 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
"Sektor BUMN yang besar (kontribusi) itu dari perbankan, telekomunikasi, energi, dan pertambangan," kata dia.
Pencapaian itu, lanjut Arya, tak lepas dari gebrakan transformasi yang terjadi di BUMN. Arya menyebut langkah Erick merampingkan jumlah BUMN dan melakukan holdingisasi berdampak signifikan dalam efisiensi dan efektivitas usaha BUMN.
Baca juga: Rendah Hati dan Tidak Sombong, Son Heung-min Minta Maaf kepada Warga Korsel usai Tersingkir dari Piala Dunia 2022
"Semua ini karena transformasi dan perubahan. Kita tidak hanya bertahan, tapi justru bisa terbang lebih kuat. Bisa dilihat laba bersih yang awalnya Rp13 triliun pada 2020, naik menjadi Rp125 triliun pada 2021, dan sekarang sudah Rp155 triliun, nanti di akhir tahun kita tidak tahu naik jadi berapa," tuturnya.
Pencapaian itu, lanjut Arya, tak lepas dari gebrakan transformasi yang terjadi di BUMN. Arya menyebut langkah Erick merampingkan jumlah BUMN dan melakukan holdingisasi berdampak signifikan dalam efisiensi dan efektivitas usaha BUMN.
Baca juga: Rendah Hati dan Tidak Sombong, Son Heung-min Minta Maaf kepada Warga Korsel usai Tersingkir dari Piala Dunia 2022
"Semua ini karena transformasi dan perubahan. Kita tidak hanya bertahan, tapi justru bisa terbang lebih kuat. Bisa dilihat laba bersih yang awalnya Rp13 triliun pada 2020, naik menjadi Rp125 triliun pada 2021, dan sekarang sudah Rp155 triliun, nanti di akhir tahun kita tidak tahu naik jadi berapa," tuturnya.
(uka)
Lihat Juga :