Harga Daging Ayam di Ritel Modern Rp32.000 per Kg, Mendag Zulhas: Terlalu Murah

Jum'at, 09 Desember 2022 - 10:51 WIB
loading...
Harga Daging Ayam di Ritel Modern Rp32.000 per Kg, Mendag Zulhas: Terlalu Murah
Mendag Zulhas saat meninjau ritel modern. Foto/Kemendag
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ( Mendag Zulhas ) mengatakan, secara keseluruhan stok bahan pangan tersedia di ritel modern. Hanya saja, Mendag Zulhas menyoroti harga daging ayam yang dinilainya terlampau murah.

Baca juga: Turunkan Harga Kedelai Jadi Rp11 Ribuan, Mendag Akan Impor Jauh-jauh dari Amerika

"Keseluruhan stok aman, harga stabil. Tapi ada juga yang harganya turun seperti daging ayam. Daging ayam terlalu murah, mestinya Rp36.500 per kg, kenyataannya Rp32.000 per kg. Itu terlalu murah karena akan merugikan peternak,” terangnya saat meninjau barang pokok di ritel modern Jakarta, dikutip Jumat (9/12/2022).

Sedangkan komoditas yang tengah heboh dibicarakan yakni beras, kata Zulhas justru di ritel modern harganya di bawah harga eceran tertinggi (HET). “Bahkan ada yang berada di bawah HET, misalnya untuk beras yang diproduksi BUMD DKI,” tambahnya.

Di sisi lain, ia tidak menampik bahwa ada juga komoditas pangan yang naik, yaitu cabai dan telur ayam. Kenaikan ini salah satu penyebabnya karena tingginya permintaan konsumen.

Sementara itu, Ketua Umum Aprindo Roy N. Mandey mengatakan, telah mengimbau semua anggota ritel modern yang ada di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan lonjakan permintaan jelang Natal dan tahun baru (Nataru) sejak jauh-jauh hari.

Ia juga mengaku, seluruh ritel modern di seluruh Indonesia siap untuk berperan aktif mendukung program pemerintah menjaga inflasi. “Kita telah berkoordinasi secara intensif bersama Kepala Badan memastikan semua ritel modern siap untuk mensupport,” ujar Roy.

Baca juga: Ford dan RMA Indonesia Kasih Program Servis Akhir Tahun, Ada yang Gratis

Ia berharap koordinasi antara Aprindo dengan unsur pemerintah terus diperkuat agar kebutuhan pokok dan penting terus tersedia dengan baik dan merata. “Dukungan dari pemerintah sangat penting, mengingat untuk kebutuhan pokok dan stoknya sudah diatur pemerintah dari hulu untuk kemslahatan bersama,” tutur Roy.

(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1974 seconds (11.210#12.26)