Dukung UMKM Tetap Tegak Hadapi Resesi, Indodax-Ayobantu Beri Bantuan Modal

Senin, 12 Desember 2022 - 13:43 WIB
loading...
Dukung UMKM Tetap Tegak...
Indodax bersama Ayobantu menyalurkan bantuan modal berupa gerobak ke pelaku UMKM. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kerap menjadi andalan dalam menopang perekonomian saat krisis, meskipun krisis imbas pandemi Covid-19 menyebabkan tak sedikit pelaku UMKM berguguran.

Menyongsong 2023, dunia usaha akan dihadapkan lagi pada berbagai tantangan, salah satunya badai resesi global yang diprediksi akan melanda tahun depan. Meski begitu, bisnis UMKM diproyeksikan tetap memiliki potensi besar dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional.

Merujuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu), peran UMKM sangat besar untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia, dengan jumlahnya mencapai 99% dari keseluruhan unit usaha.

Kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) juga mencapai 60,5% dan terhadap penyerapan tenaga kerja adalah 96,9% dari total penyerapan tenaga kerja nasional.

Menyadari potensi besar UMKM yang bisa ikut menopang dan menggerakkan ekonomi nasional, Indodax tergerak untuk membantu memberdayakan ekonomi masyarakat termasuk para pelaku UMKM.

Baca juga: Dukung Pemberdayaan UMKM Perempuan, Maudy Ayunda Siap Beri Eksposur Lebih

Menggandeng platform donasi online Ayobantu, Indodax menggelar program CSR bertajuk "Kasih Indodax Bagi Negeri: Bantu Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)". Bantuan yang diberikan kali ini berupa gerobak sebagai prasarana yang menunjang aktivitas bisnis pelaku UMKM.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, UMKM menjadi sektor esensial yang perlu diberikan perhatian dan dukungan penuh. Dia menyebut CSR di bidang UMKM ini sangatlah menarik.

“Program CSR UMKM kali ini ibarat kita membantu orang bukan dengan memberikan ikan namun memberikan alat pancing. Saya percaya bantuan ini akan berkelanjutan dan terus menghasilkan untuk dirinya sendiri,” ujarnya melalui siaran pers, dikutip Senin (12/12/2022).

Dia berharap bantuan yang diberikan akan berdampak besar kepada para pelaku UMKM yang menerima. “Saya pun percaya pelaku industri sektor informal adalah pahlawan ekonomi di Indonesia. Dengan memberikan kesempatan untuk berkembang menjadi lebih baik lagi, sehingga bisa bermanfaat tidak hanya untuk dirinya sendiri namun juga untuk lingkungan sekitar," tandasnya.

Pemberian modal berupa gerobak jualan yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan penerima manfaat dan pendampingan usaha ini dilaksanakan sejak akhir November 2022 dan menyasar pelaku UMKM di wilayah Jabodetabek.

Dua pelaku UMKM di antaranya yang menerima bantuan ini yaitu Waningsih, pedagang nasi uduk di Jakarta Utara, dan Abah Tahrir, penjual kopi keliling di Setu Cikaret.

Baca juga: Hantu Resesi Membayangi, Awas! 6 Sektor Mulai Terkontraksi dan Berpotensi Terjadi PHK

Founder dan CEO Ayobantu Agnes Yuliavitriani berharap program ini bisa membantu para pelaku UMKM di Indonesia untuk mempertahankan eksistensi bisnisnya, terutama pada tahun 2023 yang diprediksi penuh tantangan.

Agnes bilang, merintis usaha diibaratkan sebagai sebuah maraton, yang terdiri dari proses panjang dan berliku dengan berbagai tantangan yang menghadang.

“Di satu pihak para pelaku usaha terlebih usaha kecil dan mikro, tentunya akan terbuka dan terbantu akan adanya dukungan yang diberikan agar usaha mereka dapat bertahan, khususnya dalam masa-masa sulit di masa depan,” tuturnya.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Infografis
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Diharapkan Mampu Dukung Pelaku UMKM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved