Cetak SDM Siap Kerja Sesuai Kebutuhan Industri, Ini Upaya Kemenperin
Minggu, 11 Desember 2022 - 21:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kemenperin: Ekspor Industri Mainan Meningkat 29,83%
Menurut dia, pendidikan Setara D1 kerja sama industri dilaksanakan sebagai wujud nyata kerja sama antara pemerintah, institusi pendidikan dengan dunia industri.
Program ini diharapkan akan mempersempit competency gap antara dunia industri dengan dunia pendidikan yang akhirnya tercipta SDM industri kompeten tanpa adanya program retraining oleh industri.
Kepala PPPVI BPSDMI Kemenperin Restu Yuni Widayati dalam acara Monitoring dan Evaluasi Program Penyelenggaraan Pendidikan Setara D1/D2 Kerja Sama Industri menerangkan, pada tahun 2021 Kemenperin telah memasilitasi 981 mahasiswa untuk mengikuti pendidikan tersebut yang tersebar di 21 kabupaten/kota di 11 provinsi.
“Pendidikan Setara D1 Kerjasama Industri dilaksanakan selama satu tahun dan lulusannya langsung diserap bekerja di industri. Mahasiswa mengikuti Praktek Kerja Lapangan atau Magang setiap akhir semester masing-masing selama tiga bulan, sehingga dari satu tahun pendidikan, 50% kegiatan pembelajaran dilakukan langsung di industri,” bebernya.
Menurut dia, pendidikan Setara D1 kerja sama industri dilaksanakan sebagai wujud nyata kerja sama antara pemerintah, institusi pendidikan dengan dunia industri.
Program ini diharapkan akan mempersempit competency gap antara dunia industri dengan dunia pendidikan yang akhirnya tercipta SDM industri kompeten tanpa adanya program retraining oleh industri.
Kepala PPPVI BPSDMI Kemenperin Restu Yuni Widayati dalam acara Monitoring dan Evaluasi Program Penyelenggaraan Pendidikan Setara D1/D2 Kerja Sama Industri menerangkan, pada tahun 2021 Kemenperin telah memasilitasi 981 mahasiswa untuk mengikuti pendidikan tersebut yang tersebar di 21 kabupaten/kota di 11 provinsi.
“Pendidikan Setara D1 Kerjasama Industri dilaksanakan selama satu tahun dan lulusannya langsung diserap bekerja di industri. Mahasiswa mengikuti Praktek Kerja Lapangan atau Magang setiap akhir semester masing-masing selama tiga bulan, sehingga dari satu tahun pendidikan, 50% kegiatan pembelajaran dilakukan langsung di industri,” bebernya.
Lihat Juga :