Analis: Fundamental GOTO Kuat, ARB Berjilid Bukan Cerminan Kinerja
Senin, 12 Desember 2022 - 18:54 WIB
loading...
A
A
A
Per segmen bisnis, GTV On-Demand Services mencapai Rp15,7 triliun pada kuartal ketiga 2022, tumbuh 24% year-on-year. GTV E-Commerce Perseroan tumbuh sebesar 15% year-on-year pada kuartal ketiga menjadi Rp69,9 triliun. Lalu GTV Financial Technology Services mencatatkan pertumbuhan yang baik pada kuartal ketiga sebesar 78% year-on-year menjadi Rp97,1 triliun.
Baca Juga: Saham GOTO Makin Anjlok, Bakal Menuju Destinasi Area Gocap?
Ditambah lagi dengan terus dilakukannya upaya efisiensi dan optimalisasi biaya serta sumberdaya oleh GOTO. Hal ini diyakini Hans akan lebih mempercepat GOTO meraih laba bersih.
”Kemudian GOTO itu mempunyai ekosistem yang cukup komplit, sehingga dengan ekosistem tersebut maka perusahaan menjadi salah satu yang menguasai teknologi di Indonesia,” terusnya.
Ekosistem GOTO memang merupakan pemimpin pasar di masing-masing segmennya. Berdasarkan riset Alvara berjudul Digitalisasi UMKM: Dampak Platform OFD terhadap UMKM Kuliner, dirilis 24 November 2022, GoFood merupakan platform yang paling banyak digunakan UMKM yang bermitra dengan layanan OFD yaitu mencapai 99,3%. Lebih tinggi dibandingkan GrabFood sebesar 98,8% dan ShopeeFood sebesar 70,2%. Platform sejenis lainnya mendapatkan porsi 10,8%.
Sementara itu, berdasarkan survey perusahaan riset PT InsightAsia Research Group Indonesia (Insight Asia) dompet digital GoPay merupakan platform yang paling banyak digunakan konsumen dengan persentase sebanyak 71%.
Di segmen bisnis on-demand, baru-baru ini Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) melakukan riset yang hasilnya Gojek memimpin pasar ride-hailing (82%) dan logistik online (64%) di Indonesia. Survey dilakukan terhadap 2.304 responden untuk berbagi tumpangan (ride-hailing) dan 1.152 terkait logistik.
Baca Juga: Saham GOTO Makin Anjlok, Bakal Menuju Destinasi Area Gocap?
Ditambah lagi dengan terus dilakukannya upaya efisiensi dan optimalisasi biaya serta sumberdaya oleh GOTO. Hal ini diyakini Hans akan lebih mempercepat GOTO meraih laba bersih.
”Kemudian GOTO itu mempunyai ekosistem yang cukup komplit, sehingga dengan ekosistem tersebut maka perusahaan menjadi salah satu yang menguasai teknologi di Indonesia,” terusnya.
Ekosistem GOTO memang merupakan pemimpin pasar di masing-masing segmennya. Berdasarkan riset Alvara berjudul Digitalisasi UMKM: Dampak Platform OFD terhadap UMKM Kuliner, dirilis 24 November 2022, GoFood merupakan platform yang paling banyak digunakan UMKM yang bermitra dengan layanan OFD yaitu mencapai 99,3%. Lebih tinggi dibandingkan GrabFood sebesar 98,8% dan ShopeeFood sebesar 70,2%. Platform sejenis lainnya mendapatkan porsi 10,8%.
Sementara itu, berdasarkan survey perusahaan riset PT InsightAsia Research Group Indonesia (Insight Asia) dompet digital GoPay merupakan platform yang paling banyak digunakan konsumen dengan persentase sebanyak 71%.
Di segmen bisnis on-demand, baru-baru ini Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) melakukan riset yang hasilnya Gojek memimpin pasar ride-hailing (82%) dan logistik online (64%) di Indonesia. Survey dilakukan terhadap 2.304 responden untuk berbagi tumpangan (ride-hailing) dan 1.152 terkait logistik.
Lihat Juga :