Saham GOTO Makin Anjlok, Bakal Menuju Destinasi Area Gocap?

Rabu, 07 Desember 2022 - 10:21 WIB
loading...
Saham GOTO Makin Anjlok,...
Saham GOTO terus mengalami penurunan yang signifikan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk ( GOTO ) terus turun drastis, mencapai level terendahnya sepanjang masa (all time low). Data perdagangan Rabu (7/12/2022) hingga pukul 09:19 WIB, saham GOTO keok 6,96% di Rp107.

Baca juga: IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 6.841, GOTO Makin Nyungsep

Volume bersih yang diperdagangkan mencapai 100,65 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp10,79 miliar. Di luar itu, antrean jual terlihat masih cukup besar hingga ratusan juta lot.

Secara historis, terhitung dalam 13 hari terakhir, GOTO selalu berakhir di zona merah. Penurunan hari ini membuat GOTO tercatat anjlok di atas 6% dalam 8 hari beruntun, menyentuh auto rejection bawah (ARB). Penghuni baru papan new economy ini babak belur 62,06% dalam tiga bulan terakhir.

Apabila dihitung sejak melantai perdana di harga Rp338, maka kejatuhan saham decacorn ini mencapai 68,34%. Sementara jika ditarik dari level tertinggi yang pernah dicapai di Rp442 (12/4/2022), maka emiten merger Gojek dan Tokopedia itu sudah jatuh 75,79%.

Jika saham GOTO terus melanjutkan penurunan, bukan tak mungkin akan terjerembab di area Rp50, alias saham gocap. Seorang analis sudah membincangkan ke arah sana.

Merespons tekanan jual yang begitu masif, manajemen GOTO mengaku tidak mengetahui adanya informasi yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal. Manajemen juga memaparkan ihwal kejelasan Program Opsi Saham Karyawan dan Konsultan yang dikelola oleh GoTo Peopleverse Fund (GPF).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Kejagung Turut Dalami...
Kejagung Turut Dalami Isu Saham Gorengan saat IHSG Anjlok
Rekomendasi
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Botol Digeser Ronaldo,...
Botol Digeser Ronaldo, Harga Saham Coca-Cola Anjlok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved