Bangga Berwisata di Indonesia Diluncurkan, Menparekraf: Sinergi dengan BBI, Sektor Parekraf Bangkit!

Rabu, 14 Desember 2022 - 11:28 WIB
loading...
Bangga Berwisata di...
Menparekraf Sandiaga Uno menyambut baik sinergi Gernas BBI dan BBWI. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno optimistis dengan adanya sinergi program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) akan mampu membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air.

Baca juga: Menparekraf Jamin Privasi Wisatawan meski UU KUHP Disahkan

"Kalau kita sukses mengawinkan Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia maka nanti kontribusi dari produk-produk dalam negeri terhadap ekonomi ini akan membuat kita menjadi ‘tuan rumah’ di negeri sendiri, termasuk sukses dalam mencapai Indonesia Emas pada 2045," kata Menparekraf Sandiaga usai meluncurkan gerakan BBWI saat acara Anugerah BBI 2022 di Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Sandiaga menjelaskan BBWI merupakan gerakan yang mengaktivasi dan mendorong mobilitas wisatawan Nusantara dengan target 1,4 miliar pergerakan. Harapannya, gerakan ini bisa mengaktivasi dan menumbuhkan sentra-sentra ekonomi kreatif di destinasi wisata yang ada di Indonesia.

"Kalau kita lihat banyak wisatawan Nusantara yang selama ini memilih berwisata ke luar negeri itu karena belum mengenal destinasi-destinasi unggulan kita. Selain Bali, ada lima destinasi super-prioritas yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Likupang, dan Labuan Bajo. Selain itu juga ada destinasi unggulan seperti Banyuwangi, Tanjung Lesung, Wakatobi, sampai Raja Ampat," kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan dengan mengangkat destinasi-destinasi ini sebagai tujuan pergerakan wisatawan Nusantara, diharapkan dapat menghasilkan lebih dari Rp3.000 triliun pendapatan dari pariwisata.

"Sehingga total 45 juta lapangan kerja yang dihasilkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini bisa kita terus kembangkan ke depan. Karena kita berwisata itu selalu mengonsumsi produk-produk (ekonomi kreatif) dan kita arahkan (untuk menggunakan) produk-produk lokal sebagai wujud Bangga Buatan Indonesia," katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menambahkan Gernas BBI yang diinisiasi oleh Kemenkomarves dan Kementerian BUMN sejak 2020 ini telah berhasil mendigitalisasi 21 juta pelaku UMKM dan telah menghasilkan angka belanja barang nasional sebesar Rp500 triliun. "Kita berharap di akhir tahun persentase program ini akan terus meningkat," kata Tiko, sapaan akrabnya.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan, Menkominfo, Johnny G. Plate, dan Menpan-RB Abdullah Azwar Anas.

Baca juga: Finlandia Ungkap Iuran Tahunan Keanggotaan NATO Capai Rp1,7 Triliun

Pada kesempatan ini, Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Muhammad Neil El Himam, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Erwita Dianti, Direktur Pemasaran Nusantara Kemenparekraf/Baparekraf Dwi Marhen Yono, dan Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf/Baparekraf Yuana Rochma Astuti.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Rekomendasi
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved