Diskon Minyak Rusia Mengalir Deras ke Asia, Negara Mana Saja?

Rabu, 14 Desember 2022 - 14:39 WIB
loading...
A A A
Negara-negara lain juga memanfaatkan potongan harga minyak mentah Rusia - misalnya Sri Lanka, yang sedang bergulat dengan krisis ekonomi yang parah. Pakistan juga telah bernegosiasi dengan Rusia untuk membeli minyak dengan potongan harga, meskipun belum ada kesepakatan yang tercapai.

Diskon Mengalir Deras ke Asia

Menyusul invasinya ke Ukraina, Rusia memiliki lebih sedikit pembeli untuk minyak mentah Uralnya, dengan beberapa pemerintah asing dan perusahaan memutuskan untuk menghindari ekspor energinya, dan harganya mulai turun.

Pada satu titik awal tahun ini, minyak mentah Ural Rusia lebih murah USD30 per barel daripada minyak mentah Brent ebagai patokan. Diskon turun menjadi USD20 per barel lebih murah pada bulan September, tetapi meningkat lagi mencapai diskon USD33 per barel dibandingkan dengan minyak mentah Brent pada bulan November.

Pemerintah India mengimpor minyak dari Rusia mempertimbangkan harga murah.
Namun demikian, Pemerintah Amerika Serikat (AS) sempat mengkritik pembelian tersebut, meskipun sekarang sudah jelas bahwa mereka menerima bahwa India dapat terus membeli minyak Rusia dengan harga diskon.

Para ahli juga mengatakan larangan total G7 terhadap minyak Rusia justru dapat menyebabkan ketidakstabilan pasar lebih lanjut dan kemungkinan kenaikan harga minyak. Moskow akan membalas dengan menghentikan penjualan ke negara-negara yang bergabung G7.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Rekomendasi
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Berita Terkini
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved