UMKM Binaan Pertamina Disarankan Lebih Selektif Pilih Negara Tujuan Ekspor
Rabu, 14 Desember 2022 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
“UMKM yang telah berbadan hukum dan memiliki persyaratan-persyaratan bisa melakukan registrasi di http://inaexport.id/ karena kalau ada inquiry dari buyer luar negeri masuk lewat website tersebut. UMKM yang terseleksi dapat memasarkan produknya di sana,” tutur dia.
Menurut Edi, UMKM perlu terus didorong untuk go global karena kontribusi baru sebesar 14% terhadap total ekspor Indonesia. Mereka masih tertinggal jauh dari negara Asia lainnya meskipun memiliki potensi yang sangat besar dari sisi jumlah maupun produk atau karya yang dihasilkannya.
“Untuk menembus pasar global dibutuhkan standar produk sesuai dengan regulasi dari pemerintah. Jika produk UMKM tidak memiliki standar wajib otomatis tidak dapat melewati bea cukai. Misalnya keterangan kandungan produk yang memerlukan uji lab dan tambahan surat keterangan bawa produk yang dikirim bukan merupakan illegal logging apabila produk yang dikirim berupa kayu,“ katanya.
Dalam webinar dalam rangka menyemarakan HUT Pertamina ke-65 tersebut hadir Staff Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga dan VP CSR & SMEPP Pertamina Fajriyah Usman. Juga hadir dua mitra binaan Pertamina yakni Tinar Meinati Kusumadewi sebagai pemilik usaha Songgajah dan Ro’isul Feliati yang memiliki usaha Bantal Moker. Acara dihadiri lebih dari 500 UMKM dari 30 Rumah BUMN (RB) dan dilaksanakan secara online serta offline dimana sebagian UMKM berkumpul di masing-masing kantor RB.
Arya Sinulingga mengungkapkan bahwa Kementerian BUMN mendorong RB yang ada di 248 kabupaten maupun kota di seluruh Indonesia untuk membantu memberikan pelatihan bagi UMKM. Dia sangat memahami bahwa UMKM memiliki kendala dalam pendanaan maupun pembinaan.
“Kementerian BUMN mengambil langkah mengaktifkan RB untuk mengajak para UMKM masuk ke e-commerce. Kami berharap di akhir 2022 ini semua RB sudah memiliki office store sendiri. Jadi, ketika ada momen tertentu seperti HUT Pertamina, bisa dijadikan ajang promosi dengan memberikan promo diskon atau flash sale untuk menarik minat konsumen,” katanya.
Menurut Edi, UMKM perlu terus didorong untuk go global karena kontribusi baru sebesar 14% terhadap total ekspor Indonesia. Mereka masih tertinggal jauh dari negara Asia lainnya meskipun memiliki potensi yang sangat besar dari sisi jumlah maupun produk atau karya yang dihasilkannya.
“Untuk menembus pasar global dibutuhkan standar produk sesuai dengan regulasi dari pemerintah. Jika produk UMKM tidak memiliki standar wajib otomatis tidak dapat melewati bea cukai. Misalnya keterangan kandungan produk yang memerlukan uji lab dan tambahan surat keterangan bawa produk yang dikirim bukan merupakan illegal logging apabila produk yang dikirim berupa kayu,“ katanya.
Dalam webinar dalam rangka menyemarakan HUT Pertamina ke-65 tersebut hadir Staff Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga dan VP CSR & SMEPP Pertamina Fajriyah Usman. Juga hadir dua mitra binaan Pertamina yakni Tinar Meinati Kusumadewi sebagai pemilik usaha Songgajah dan Ro’isul Feliati yang memiliki usaha Bantal Moker. Acara dihadiri lebih dari 500 UMKM dari 30 Rumah BUMN (RB) dan dilaksanakan secara online serta offline dimana sebagian UMKM berkumpul di masing-masing kantor RB.
Arya Sinulingga mengungkapkan bahwa Kementerian BUMN mendorong RB yang ada di 248 kabupaten maupun kota di seluruh Indonesia untuk membantu memberikan pelatihan bagi UMKM. Dia sangat memahami bahwa UMKM memiliki kendala dalam pendanaan maupun pembinaan.
“Kementerian BUMN mengambil langkah mengaktifkan RB untuk mengajak para UMKM masuk ke e-commerce. Kami berharap di akhir 2022 ini semua RB sudah memiliki office store sendiri. Jadi, ketika ada momen tertentu seperti HUT Pertamina, bisa dijadikan ajang promosi dengan memberikan promo diskon atau flash sale untuk menarik minat konsumen,” katanya.
Lihat Juga :