Surplus Neraca Perdagangan November Diprediksi Melandai ke USD5,18 Miliar

Kamis, 15 Desember 2022 - 07:20 WIB
loading...
Surplus Neraca Perdagangan...
Surplus neraca perdagangan RI bulan November 2022 diprediksi lebih rendah dari bulan sebelumnya. Ilustrasi foto/pexels/tom fisk
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini akan mengumumkan kinerja ekspor-impor dan neraca perdagangan Indonesia untuk bulan November 2022.

Terkait hal itu, Ekonom Bank Permata Josua Pardede memprediksi neraca dagang akan mengalami surplus USD5,18 miliar, lebih rendah dari surplus neraca dagang pada bulan sebelumnya yang mencapai USD5,67 miliar. Surplus neraca perdagangan barang pada November 2022 didorong oleh nilai ekspor yang lebih besar dari nilai impor.

"Kinerja ekspor diperkirakan berkisar 10,37% secara tahunan, sementara impor diperkirakan tumbuh 3,65% secara tahunan," paparnya kepada MNC Portal Indonesia (MPI), dikutip Kamis (15/12/2022).

Dia melanjutkan, kinerja ekspor ditopang oleh kenaikan harga komoditas seperti minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang mencatatkan kenaikan rata-rata 9,38% secara bulanan (month-to-month/mtm) sepanjang bulan November meskipun harga komoditas ekspor lainnya seperti batu bara tercatat turun 10,73% mtm.

Baca juga: Neraca Dagang Diprediksi Masih Stabil, Begini Pengaruhnya ke IHSG Hari Ini

Adapun dari sisi volume ekspor cenderung meningkat terbatas, terindikasi dari peningkatan aktivitas manufaktur dari mitra dagang utama RI seperti negara-negata di kawasan Eropa, China, India dan Korea Selatan (Korsel).

Potensi peningkatan ekspor Indonesia ke China juga tampak dari data bea cukai China yang mengindikasikan peningkatan impor China dari Indonesia.

Baca juga: Profil Jack Ma, Orang Terkaya di China yang Merupakan Pendiri Alibaba

Sementara dari sisi impor, Josua memperkirakan kinerja impor akan ditopang oleh impor non-migas mengingat aktivitas manufaktur domestik masih tercatat dalam fase ekspansif.

"Impor migas cenderung menurun terbatas terindikasi dari rata-rata harga minyak mentah global yang turun sepanjang bulan November," tutup Josua.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Neraca Dagang RI Surplus...
Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Capai USD5,55 Miliar di Kuartal I-2026
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Surplus Neraca Perdagangan...
Surplus Neraca Perdagangan RI Tembus US$19,48 Miliar
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Rekomendasi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Kontroversi Wilton Sampaio:...
Kontroversi Wilton Sampaio: Wasit Brasil yang Keluarkan 3 Kartu Merah
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved